Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
24 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
24 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Terlibat Pelacuran, 3 Siswi SMA Diamankan Satpol PP

Terlibat Pelacuran, 3 Siswi SMA Diamankan Satpol PP
Penghuni kos yang digerebek terkait prostitusi dites HIV AIDS di kantor Satpol PP Banjarnegara, Senin (3/8/2020). (detikcom)
Senin, 03 Agustus 2020 21:04 WIB
BANJARNEGARA - Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarnegara menggerebek sebuah indekos yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi (pelacuran).

Sebanyak 16 orang, 3 di antaranya siswi sekolah menengah atas (SMA), diamankan petugas Satpol PP dalam penggerebekan itu.

Dikutip dari detikcom, Kepala Satpol PP Banjarnegara Esti Widodo mengatakan, penggerebekan itu berdasarkan laporan masyarakat, bahwa terdapat rumah kos yang digunakan untuk tindak asusila. Mulai dari tempat untuk minum minuman keras hingga prostitusi.

''Operasi yang kami laksanakan berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan salah satu rumah kos yang berada di daerah perkotaan. Setelah kami cek, dan penghuni dimintai keterangan, kami mendapati tempat tersebut digunakan untuk prostitusi,'' kata Esti di kantor Satpol PP Banjarnegara, Senin (3/8/2020).

Esti menuturkan, dari 16 penghuni kos yang diamankan, 12 orang di antaranya diduga terlibat dalam prostitusi.

''Penghuni kos yang diduga terlibat prostitusi ini memang ada yang di bawah umur, dan masih sekolah tingkat SMA. Jumlahnya ada 3 anak. Ada yang kelas 2 SMA, ada juga yang kelas 3 SMA. Selain itu juga ada yang sebagai 'mami' atau perantaranya,'' jelasnya.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan prostitusi tersebut. Sedangkan untuk 3 orang yang masih berstatus pelajar pihaknya akan menggandeng Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Unit PPA.

''Karena masih di bawah umur, harus ada pendampingan juga dari unit PPA. Nantinya yang masih sekolah ini diberi bimbingan konseling agar yang bersangkutan kembali menjalani hidup normal seperti anak seusianya,'' ujar Esti.

Sementara untuk orang yang diduga sebagai perantara, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman. Nantinya jika ada pelanggaran pidana akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

''Untuk 'mami'-nya, kami masih meminta keterangan. Kalau ada pelanggaran pidana kami limpahkan ke Polres,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Peristiwa

wwwwww