Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
2
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
19 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
6
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
10 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
Home  /  Berita  /  Padang

Penurunan Harga Bawang Merah Picu Deflasi di Padang pada Juli 2020

Penurunan Harga Bawang Merah Picu Deflasi di Padang pada Juli 2020
Pedagang bawang merah di Pasar Raya Padang. (Antara/Laila Syafarud)
Senin, 03 Agustus 2020 18:18 WIB
PADANG - Penurunan harga bawang merah, tiket pesawat udara dan daging ayam ras mendorong terjadinya deflasi di Padang pada Juli 2020 berdasarkan catatan yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat.

"Pada Juli 2020 Padang mengalami deflasi 0,11 persen dipicu penurunan sejumlah komoditas mulai dari pangan hingga sektor transportasi," kata Kepala BPS Sumbar Pitono di Padang, Senin.

Selain bawang merah, menurut dia, sejumlah komoditas lainnya juga mengalami penurunan pada Juli 2020 yaitu bimbingan belajar, bawang putih, gula pasir, wortel, daun bawang, dan kelapa.

Meski demikian, terdapat sejumlah komoditas yang masih mengalami kenaikan harga yaitu emas perhiasan, cabai merah, ikan cakalang, telur ayam ras, ikan tongkol, jengkol, petai, beras dan ketupat.

BPS juga mencatat, dari 24 kota di Sumatera pada Juli 2020, sebanyak lima kota mengalami inflasi dan 19 kota menyumbang deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pinang sebesar 0,34 persen dan terendah di Pangkal Pinang 0,06 persen. Sementara itu, deflasi tertinggi di Pematang Siantar 0,76 persen dan terendah di Gunung Sitoli 0,01 persen.

Padang menduduki urutan ke-16 kota yang mengalami deflasi di Sumatera dan berada pada peringkat 42 secara nasional.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan di Pasar Raya Padang, pada Kamis (30/7), harga bawang merah turun dari Rp32.000 per kilogram menjadi Rp30.000 per kilogram.

Kepala Seksi Pengawasan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Kota Padang, Irfandi mengatakan penurunan harga bawang merah tersebut disebabkan karena jumlah pasokan bawang mulai meningkat di pasaran.

"Sehingga menyebabkan harga bawang merah mulai turun dari harga sebelumnya," ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Ekonomi, Sumatera Barat, Padang

wwwwww