Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
11 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Pendidikan

Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas

Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Apt. Elfi Sahlan Ben sebagai Rektor yang pertama bagi Upertis. (ANTARA / Ist)
Senin, 03 Agustus 2020 20:16 WIB
PADANG - Lulusan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, tidak akan mampu bersaing dalam dunia kerja sehingga bisa menjadi pengangguran jika tidak memiliki kualitas dan kreativitas, kata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

"Lulusan perguruan tinggi di Sumbar sangat banyak, namun tidak semua terserap dunia kerja. Sebagian yang tidak memiliki kualitas dan kreativitas tersisih dan menganggur," kata dia di Padang, Senin.

Ia mengatakan hal itu saat peluncuran Universitas Perintis Indonesia (Upertis) dan pelantikan Rektor Upertis di Padang.

Pemprov Sumbar menyambut baik kehadiran Upertis karena peluang masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang baik semakin terbuka dan diharapkan bisa membantu meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu.

Bertambahnya universitas di Sumbar diprediksi akan mendorong persaingan antarperguruan tinggi semakin ketat dan kompetitif. Hal itu diharapkan bisa menjadi pemacu bagi lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas diri dan tamatannya.

Ia juga menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof Dr Apt Elfi Sahlan Ben, MS yang menjadi rektor pertama Upertis.

Wakil ketua yayasan yang menaungi perguruan tinggi itu, Rafnelly Rafki, menyampaikan bahwa Yayasan Perintis berdiri pada 1988 namun efektif kegiatan dilakukan pada 2011.

"Saat ini kita telah membangun berbagai fasilitas gedung dalam dengan kegiatan Fakultas Farmasi (STIFI) dan Fakultas Kesehatan (STIKES). Dan juga saat telah membuka jurusan baru Ilmu Bisnis dan Sosial dan Ilmu Komunikasi Bisnis," ujarnya.

Ia juga menyampaikan tentang pesan pendiri Uperti yang mesti ditindak lanjuti, yakni prodi di Upertas berakreditasi minimal B agar hasil pendidikan berkualitas.

"Yang menjadi pekerjaan rumah, pertama mendirikan masjid di lingkungan kampus Upertis, kedua membangun Rumah Sakit dr Rafki Ismail. Oleh karena itu secara bertahap juga akan membuka Fakultas Kedokteran Upertis," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pendidikan, Sumatera Barat

wwwwww