Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
GoNews Group
22 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
2
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
21 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
3
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
GoNews Group
22 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
4
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Feature
22 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
5
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
GoNews Group
23 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
6
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
13 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

'Bantuan' Oknum Keimigrasian pada Djoko Tjandra Harus Diungkap, Kata NasDem

Bantuan Oknum Keimigrasian pada Djoko Tjandra Harus Diungkap, Kata NasDem
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem Komisi III DPR RI, Eva Yuliana. (Foto: Ist.)
Minggu, 02 Agustus 2020 10:32 WIB
JAKARTA - Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, meminta bareskrim polri untuk mengusut oknum di Keimigrasian yang membantu Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia-Malaysia.

"harus ada pengusutan di imigrasi, kemungkinan adanya oknum yang membantu membuat paspor di imigrasi jakarta utara, juga kemungkinan adanya oknum yang membantu menghapus Djoko Tjandra dari daftar cekal, dan bisa jadi oknum yang membantu Djoko tjandra melalui jalur darat di perbatasan kalimantan barat dan serawak, Malaysia," tegas Eva kepada wartawan palemen, Minggu (2/8/2020).

Dugaan yang beredar, kata Eva, Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia menggunakan jalur darat melalui Entikong, Kal-Bar. "Saya kira kepolisian dan kemenkumham harus bekerja sama untuk mengusut apakah ada oknum imigrasi di PLBN (pos lintas batas negara) yang membantu DjokTjan keluar masuk melalui jalur tikus,".

Eva mengatakan, Penangkapan Djoko tjandra barulah permulaan. Jaringan mafia hukum di Kepolisian, Kejaksaan, Imigrasi, dan Pengadilan wajib diusut sehingga hal yang mencoreng wajah hukum Indonesia tidak terulang kembali.

"Di komisi III, kita akan terus meminta mitra kami untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum yang sudah membantu Djoko Tjandra dan meminta mereka untuk memperbaiki institusinya yang sudah tercoreng akibat kasus Djoko Tjandra ini. di Panja pengawasan hukum kami tidak akan berhenti sampai semua oknum yang membantu bisa diadili juga," tutup Eva.

Seperti diketahui, buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra telah berhasil ditangkap oleh Kepolisian RI di Malaysia. Eva pun mengapresiasi Polri atas keberhasilan tersebut.

Apresiasi secara spesifik juga disampaikan untuk Kapolri Jendral Idham Azis yang mampu menghukum oknum jendral yang membantu Djoko tjandra selama di Indonesia.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Hukum, Politik, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www