Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Hukum
9 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
2
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
GoNews Group
3 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
3
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
GoNews Group
12 jam yang lalu
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
4
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
Pesisir Selatan
16 jam yang lalu
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
5
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
GoNews Group
17 jam yang lalu
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
6
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
17 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Loading...
Home  /   Berita  /   Agam

Unik, Warga Silayang Agam 'Dandani' Hewan Kurban Sebelum Disembelih

Unik, Warga Silayang Agam Dandani Hewan Kurban Sebelum Disembelih
Warga Silayang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, kabupaten Agam, mendandani hewan kurban yang akan dipotong, Sabtu (1/8). (Antara/Ari Yusrizal)
Sabtu, 01 Agustus 2020 16:07 WIB
LUBUK BASUNG - Warga Silayang Tinggi, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendandani seluruh hewan kurban sebelum disembelih saat Idul Adha 1441 Hijriyah.

Imam Masjid Al Huda Silayang, Darmasyah di Lubukbasung, Sabtu (1/8/2020) mengatakan, sapi dan kambing itu disisir, diberi bedak, pewangi, kain putih di perut, diberi makan yang enak dan lainnya.

''Peralatan dandan beserta makanan itu dibawa dengan jamba atau tempat membawa makan-makanan khas Minangkabau,'' katanya.

Ia mengatakan sapi dan kambing itu didandani oleh para peserta kurban agar hewan kurban tersebut menjadi bersih.

Ini menunjukkan rasa ikhlas dan pengorbanan dari para peserta karena apa yang dikorbankan harus bersih.

''Ini juga bentuk kasih sayang kepada Nabi Ismail,'' katanya.

Tokoh Adat Silayang, Yanto Dt Basa menambahkan mendandani hewan kurban itu merupakan tradisi turun temurun semenjak ratusan tahun lalu dari masyarakat setempat.

''Kita masih mempertahankan tradisi ninik moyang saat zaman serba digital ini. Biasanya setelah selesai memotong sapi, diadakan makan bersama di Masjid Al Huda,'' katanya.

Ia menambahkan, jumlah pemotongan hewan kurban di Silayang, Nagari Lubukbasung 10 ekor yang berasal dari sapi tujuh ekor dan kambing tiga ekor.

Pemotongan 10 ekor hewan kurban itu dilakukan di tiga titik dengan prosesi yang sama.

''Pemotongan hewan kurban itu ada dilakukan pada Jumat (31/7), Sabtu (1/8) dan Minggu (2/8),'' tututpnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Agam

Loading...
www www