Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
11 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng
Rabu, 29 Juli 2020 19:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Tiga pemain asing Persebaya Surabaya pulang ke negara asalnya sejak pandemi virus Covid-19 Maret lalu di Indonesia. Hal ini terkait dengan dihentikannya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 sementara waktu.

Salah satunya adalah Mahmoud Eid yang pulang kampung ke Swedia. Hampir empat bulan lebih di kampung halaman pemain yang sering dikatakan mirip dengan Zlatan Ibrahimovic itu mengaku kangen dengan Surabaya.

Terutama dengan nasi goreng yang menjadi salah satu menu makanan favorit selama tinggal di Surabaya.

“Ya tentu, nasi goreng itu favorit saya, sangat enak,” kata pemain berpaspor Palestina itu. 

Selain nasi goreng, Mahmoud juga mengaku sudah menahan rindu untuk berkumpul bersama rekan setimnya. Menikmati atmosfer pertandingan di Gelora Bung Tomo (GBT) yang selalu dipadati Bonek dan Bonita.

Mahmoud berharap bisa segera kembali ke Surabaya, kota pertama yang menjadi pijakan karirnya di Indonesia.

“Pertama saya rindu tim, rekan satu tim, saya rindu Bonek dan Bonita. Semua perhatian (dari mereka) yang saya dapat di jalan dan di lapangan itu rasanya sangat luar biasa. Saya merasa saya baru mulai mengenal kota, ingin tahu lebih banyak soal kota, jadi saya rindu, saya harap bisa kembali secepatnya,” pungkasnya. ***


wwwwww