Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
17 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
Peristiwa
19 jam yang lalu
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
3
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
Nasional
19 jam yang lalu
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
4
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
16 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
5
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
Kesehatan
11 jam yang lalu
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
16 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng
Rabu, 29 Juli 2020 19:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Tiga pemain asing Persebaya Surabaya pulang ke negara asalnya sejak pandemi virus Covid-19 Maret lalu di Indonesia. Hal ini terkait dengan dihentikannya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 sementara waktu.

Salah satunya adalah Mahmoud Eid yang pulang kampung ke Swedia. Hampir empat bulan lebih di kampung halaman pemain yang sering dikatakan mirip dengan Zlatan Ibrahimovic itu mengaku kangen dengan Surabaya.

Terutama dengan nasi goreng yang menjadi salah satu menu makanan favorit selama tinggal di Surabaya.

“Ya tentu, nasi goreng itu favorit saya, sangat enak,” kata pemain berpaspor Palestina itu. 

Selain nasi goreng, Mahmoud juga mengaku sudah menahan rindu untuk berkumpul bersama rekan setimnya. Menikmati atmosfer pertandingan di Gelora Bung Tomo (GBT) yang selalu dipadati Bonek dan Bonita.

Mahmoud berharap bisa segera kembali ke Surabaya, kota pertama yang menjadi pijakan karirnya di Indonesia.

“Pertama saya rindu tim, rekan satu tim, saya rindu Bonek dan Bonita. Semua perhatian (dari mereka) yang saya dapat di jalan dan di lapangan itu rasanya sangat luar biasa. Saya merasa saya baru mulai mengenal kota, ingin tahu lebih banyak soal kota, jadi saya rindu, saya harap bisa kembali secepatnya,” pungkasnya. ***


wwwwww