Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
17 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
17 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
3
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
GoNews Group
17 jam yang lalu
Penderita  Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
4
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
Internasional
22 jam yang lalu
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
5
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
6
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Internasional
19 jam yang lalu
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Mantan Suami Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kasus Menikahi Anak di Bawah Umur

Mantan Suami Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka Kasus Menikahi Anak di Bawah Umur
Burhanuddin dan NS saat menjadi pengantin. (detikcom)
Selasa, 28 Juli 2020 00:54 WIB
JAKARTA - Baharuddin (44), terapis asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang menikahi bocah berusia 12, tahun, NS, di Pinrang, ditetapkan sebagai tersangka kasus menikahi anak di bawah umur.

''Setelah kita lakukan gelar perkara pada Jumat pekan lalu, kami tetapkan Baharuddin, yakni suami siri korban, menjadi tersangka. Namun saat ini sudah bukan lagi berstatus suami karena telah diceraikan,'' ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Praditya Negara, Senin (27/7/2020).

Baharuddin dijadikan tersangka karena saat diperiksa oleh penyidik, dia terbukti mengetahui NS berusia di bawah umur. Polisi menjerat Baharuddin dengan Pasal 288 KUHP tentang perkawinan di bawah umur.

''Kami di sini menerapkan pasal 288 KUHP, di mana yang bersangkutan mengetahui jika yang akan dinikahinya adalah anak di bawah umur, namun kami tetap berkoordinasi dengan ahli di mana dengan ahli inilah nanti kami akan mengajukan berkas ini ke jaksa penuntut umum,'' jelas Dharma.

Dharma menjelaskan Baharuddin tak ditahan dengan pertimbangan kondisi fisiknya yang difabel. Dharma juga menyebut Baharuddin bersikap koperatif selama proses penyelidikan.

''Pertimbangannya adalah tersangka merupakan difabel dan sangat kooperatif,'' tuturnya.

Untuk diketahui, pernikahan Baharuddin dan NS merupakan setting-an dari ayah tiri NS, Sappe. NS dinikahkan setelah diperkosa oleh Sappe.

Sappe menikahkan NS dengan Baharuddin untuk menutupi tindakan bejat dia. Terkait hal ini, polisi juga telah menetapkan Sappe sebagai tersangka terlebih dulu.

Pernikahan NS dengan Baharuddin diinvestigasi tim gabungan dari kepolisian dan P2TP2A Pinrang karena telah menyalahi UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang UU Perkawinan. UU yang diteken Presiden Jokowi pada 14 Oktober 2019 itu menyebut pasangan sebelum berusia 19 tahun tidak bisa menikah.***

Editor : hasan b
Sumber : detik.com
Kategori : Hukum

Loading...
www www