Home  /  Berita  /  Pendidikan

Dukung Program Penggerak, Tanoto Foundation Tak Gunakan Dana Pemerintah

Dukung Program Penggerak, Tanoto Foundation Tak Gunakan Dana Pemerintah
Direktur Komunikasi Tanoto Foundation Haviez Gautama. (int)
Selasa, 28 Juli 2020 19:03 WIB
PEKANBARU - Sejak memulai kegiatan filantropi pada 1981, Tanoto Foundation selalu menggunakan dana sendiri untuk membiayai program-programnya dalam mendukung pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

''Melalui proses seleksi yang ketat termasuk blind review, Tanoto Foundation terseleksi untuk dua proyek Gajah (satu untuk program SD dan satu untuk SMP). Sejak semula Tanoto Foundation di dalam aplikasi untuk mendukung Program Organisasi Penggerak (POP) telah memilih skema pembiayaan mandiri dalam pelaksanaannya. Tanoto Foundation akan berinvestasi lebih dari Rp50 miliar untuk periode dua tahun (2020-2022). Tidak ada dana dari pemerintah/APBN yang digunakan oleh Tanoto Foundation,'' ujar Direktur Komunikasi Tanoto Foundation Haviez Gautama, melalui keterangan tertulis yang diterima Goriau.com, Selasa (28/7/2020).

Dituturkan Haviez, melalui Program PINTAR Penggerak, Tanoto Foundation akan bekerja untuk mengembangkan kapasitas tenaga pengajar di 260 Sekolah Penggerak rintisan (160 Sekolah Dasar dan 100 Sekolah Menengah Pertama) di empat kabupaten, yakni Kampar (Riau), Muaro Jambi (Jambi), Tegal (Jawa Tengah) dan Kutai Barat (Kalimantan Timur).

Haviez menegaskan, Tanoto Foundation bukan organisasi CSR (Corporate Social Responsibility) dari suatu grup bisnis, namun merupakan filantropi independen dengan misi mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas yang transformatif.

''Pada tahun 2019, Tanoto Foundation telah mengeluarkan dana senilai lebih dari Rp250 miliar untuk membiayai seluruh program-programnya,'' sambung Haviez Gautama.***

Editor:hasan b
Sumber:rilis
Kategori:Pendidikan

wwwwww