Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
17 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
17 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
3
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
GoNews Group
17 jam yang lalu
Penderita  Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
4
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
Internasional
22 jam yang lalu
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
5
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
6
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Internasional
19 jam yang lalu
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN
Selasa, 28 Juli 2020 20:14 WIB
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap satu unit mobil truk ekspedisi yang mengangkut jagung namun disusupi dengan narkoba jenis sabu.

"BNN telah melakukan penangkapan dan penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkoba dengan barang bukti jenis sabu," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Selasa (28/7).

Arman mengatakan, truk tersebut mengangkut jagung di dalam puluhan karung dari Lampung. Adapun pengungkapan ini dilakukan di Jalan Prabu Siliwangi, Kota Tangerang, Banten.

"Barang bukti, ratusan kilogram (karena belum dihitung pasti). Enam orang diamankan," jelas Arman.

Saat ini, Arman menambahkan, petugas BNN masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang bukti dan enam orang pelaku. "Tim masih bekerja," pungkasnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Peristiwa, Hukum

Loading...
www www