Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
Hukum
11 jam yang lalu
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
2
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
Internasional
23 jam yang lalu
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
3
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
GoNews Group
20 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
4
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
GoNews Group
19 jam yang lalu
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
5
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
Pendidikan
18 jam yang lalu
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
6
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Bimtek Pilkada Golkar, Kemendagri Tegaskan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

Bimtek Pilkada Golkar, Kemendagri Tegaskan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan
Foto: Ist./Puspen Kemendagri
Minggu, 26 Juli 2020 12:26 WIB
JAKARTA - Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori menegaskan, "seluruh tahapan Pilkada 2020 harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan serta berpedoman pada prinsip-prinsip demokrasi,".

"Prinsip demokrasi yang saya maksud ini bisa saja supaya nanti bisa melahirkan pemimpin daerah yang berkomitmen antara lain berkualitas. Di satu sisi harus memperhatikan protokol kesehatan," kata Hudori dalam Bimtek Pendidikan Politik Partai Golkar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dalam rangka Pilkada Serentak 2020 di Pullman Hotel Jakarta, Sabtu (25/07/2020) malam.

Sebagai bagian dari agenda nasional, Hudori juga meminta dukungan semua pihak untuk mensukseskan agenda besar di 270 daerah ini.

"Pilkada serentak 2020 sebagaimana kita ketahui ada di 270 daerah, kecuali di Aceh dan DKI Jakarta yang tidak ada, yang 32 provinsi itu semua ada Pilkada, dan kita sepakat ini merupakan agenda nasional atau ada juga yang menyebut program strategis nasional, dan ini harus dilaksanakan dab disukseskan," pungkasnya.

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Nasional, Politik, Pemerintahan

Loading...
www www