Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
Hukum
11 jam yang lalu
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
2
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
Internasional
23 jam yang lalu
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
3
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
GoNews Group
20 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
4
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
GoNews Group
19 jam yang lalu
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
5
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
Pendidikan
18 jam yang lalu
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
6
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
Loading...
Home  /   Berita  /   Padangpanjang

Pemko Padang Panjang Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Pemko Padang Panjang Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Petugas memasang tanda pada hewan yang sudah dinyatakan layak kurban. ANTARA/HO- Dispangtan Padang Panjang
Jum'at, 17 Juli 2020 23:12 WIB
PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat melakukan pemeriksaan "anthemortem" atau pengecekan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriah.

"Pengecekan tersebut sudah kami laksanakan sejak 29 Juni 2020. Diperkirakan ada 104 titik penyelenggara pemotongan hewan kurban," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Wahid di Padang Panjang, Jumat (17/7/2020).

Pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan hingga 30 Juli 2020 melibatkan 36 petugas medis veteriner, paramedis veteriner, petugas bidang peternakan dan kesehatan hewan, UPTD Puskeswan dan penyuluh lapangan.

Ia menerangkan pemeriksaan anthemortem penting dilaksanakan untuk memastikan kelayakan dan kesehatan hewan agar terpenuhi syariat kurban serta memastikan tidak ada hewan betina produktif yang akan disembelih.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan, petugas dilengkapi dengan kartu pemeriksaan dan penanda hewan. Jika hewan yang diperiksa secara klinis dinyatakan layak sembelih maka diberi atau dipasangi penanda.

Selain anthemortem, juga dilaksanakan pemeriksaan setelah penyembelihan atau postmorterm pada hari pelaksanaan pemotongan hewan hingga 3 Agustus 2020.

Tim yang sama akan memeriksa daging yang akan disebarkan pada masyarakat apakah bebas dari zoonosis dan layak konsumsi sesuai prinsip aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

"Karena saat ini juga dalam kondisi wabah, petugas di lapangan yang melakukan pemeriksaan kesehatan diinstruksikan agar melakukan pemeriksaan kesehatan dengan memperhatikan protokol kesehatan COVID-19," katanya.

Bagi penyelenggara kurban, ia mengingatkan agar menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam pelaksanaan kurban seperti memakai masker, menjaga jarak, melengkapi dengan dengan peralatan untuk menjaga kebersihan, memastikan petugas dalam keadaan sehat dan lainnya.

Lokasi pemotongan hewan juga harus bersih, menggunakan peralatan tajam dan bersih, memotong hewan sesuai syariat, memberi sekat antara hewan yang sudah disembelih dan belum disembelih, memisahkan daging dan jeroan, mengemas dengan plastik bening dan unsur syar'i lainnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Umum, Sumatera Barat, Padangpanjang

Loading...
www www