Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
2
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
20 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
3
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
GoNews Group
21 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
4
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Feature
21 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
5
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
GoNews Group
22 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
6
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
12 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP

Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Kamis, 16 Juli 2020 10:43 WIB
JAKARTA - Massa aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari barisan Front Pembela Islam (FPI) menegaskan penolakannya. Mereka meminta RUU HIP, dibatalkan di Paripurna DPR RI.

"Hari ini para anggota Dewan akan menggelar sidang paripurna, yang akan menentukan apakah RUU HIP diteruskan atau dibatalkan, atau dicabut," kata orator aksi dari atas mobil komando aksi yang terparkir di area depan gerbang utama gedung DPR RI, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

"Tolak RUU HIP ataupun PIP, dan tangkap inisiatornya," kata orator menyampaikan tuntutannya.

Polisi, telah membagi titik aksi di depan gerbang utama Gedung DPR RI menjadi dua bagian. Sisi kiri (depan gedung ke arah Slipi) menjadi titik aksi massa FPI sementara sisi kanan (depan gedung ke arah Cawang) menjadi titik aksi untuk elemen buruh. Adapun bagian tengah, persis di depan gerbang gedung merupakan area streril dari massa.

"Sisi kanan untuk aksi elemen buruh, Pak. Saya berusaha melayani aksi Bapak-Bapak dari mulai hingga selesai," kata polisi melalui pengeras suara, saat meminta massa muslim yang baru tiba di sisi kanan untuk berpindah ke sisi kiri.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Peristiwa, Politik, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www