Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
13 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
15 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
18 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
18 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Brigjen Prasetyo Dicopot, Gus Jazil: Saya Apresiasi Idham Azis Yang Berani, Tegas dan Cepat

Brigjen Prasetyo Dicopot, Gus Jazil: Saya Apresiasi Idham Azis Yang Berani, Tegas dan Cepat
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawid. (Istimewa)
Kamis, 16 Juli 2020 16:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Berdasarkan Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020, Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetyo Utomo, dari jabatannya dan memutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri.

Alasan Prasetyo Utomo dikenai tindakan yang demikian sebab ia terbukti menyalahgunakan wewenang berkaitan dengan penerbitan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra. Terungkap Prasetyo Utomo disebut bertindak sendiri mengeluarkan surat jalan tanpa berkoordinasi dan meminta izin kepada pimpinan Polri.

Langkah yang diambil Idham Azis yang tegas dan berani mencopot Prasetyo Utomo diapresiasi oleh Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. "Saya apresiasi dan menghormati keputusan Pak Idham Azis yang bergerak cepat mencopot yang bersangkutan," ujarnya, melalui keterangannya, Kamis (16/7/2020) di Jakarta.

"Bukti Kapolri tidak tebang pilih," tambahnya.

Mencopot dan menahan Prasetyo Utomo, menurut politisi PKB itu, hanya sebagai langkah awal. Selanjutnya yang juga penting, menurut Gus Jazil melakukan pemeriksaan untuk membuktikan motif dibalik keluarnya surat jalan terhadap Djoko Tjandra.

Dengan tegas, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu mengatakan, "ini harus diungkap motif sebenarnya apa? Dan siapa saja yang terlibat".

Menurutnya kepolisian pasti sudah menimbang bobot pelanggaran dan sanksi hukum yang akan dikenakan.
 
Agar tidak menimbulkan dugaan yang tidak tepat dari masyarakat, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menyarankan pemeriksan terhadap Prasetyo Utomo dilakukan terbuka agar menjadi terang di mata publik dan bisa menjadi pelajaran bagi jajaran polisi lainnya.

Kasus yang dilakukan oleh Prasetyo disebut oleh Gus Jazil sebagai ujian bagi Korps Bhayangkara. "Namun Saya yakin Pak Idham Aziz bertindak profesional dan tegas dalam penegakan disiplin jajarannya,” tuturnya.

"Kami dukung Polri yang promoter (profesional, modern, terpercaya)," tambahnya.***


Loading...
www www