Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
Hukum
11 jam yang lalu
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
2
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
Internasional
23 jam yang lalu
Kecelakaan, Pesawat Bermuatan 190 Orang Terbelah Dua, 17 Tewas dan Lebih 100 Terluka
3
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
GoNews Group
20 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
4
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
GoNews Group
19 jam yang lalu
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
5
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
Pendidikan
18 jam yang lalu
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
6
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
Loading...
Home  /   Berita  /   Solok Selatan

Tes Cepat Covid-19 Bagi PPDP di Solok Selatan Bermasalah

Tes Cepat Covid-19 Bagi PPDP di Solok Selatan Bermasalah
Ilustrasi - Tes cepat COVID-19. (ANTARA/Naim)
Minggu, 12 Juli 2020 08:06 WIB
PADANG ARO - Tes cepat COVID-19 untuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pikada 2020 di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar bermasalah karena satu alat pengambil sampel darah digunakan untuk banyak orang. Selain itu, ditemukan hasil yang tidak sesuai dengan laporan kepada Dinas Kesehatan.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pauah Duo, Solok Selatan, Hasneliati, di Padang Aro, Sabtu (11/7), mengatakan ada dua orang PPDP yang hasil setelah tes nonreaktif atau negatif tetapi berdasarkan laporan Dinas Kesehatan malah reaktif.

"Dua orang ini sempat mengambil foto hasil tesnya dan nonreaktif tetapi laporan dari Dinas Kesehatan malah reaktif," ujarnya.

Untuk PPDP Pauah Duo, katanya, berjumlah 49 orang yang hadir tes cepat 38 orang dan reaktif 28 orang.

Anggota PPK Sungai Pagu Yesri Sartono mengatakan saat tes cepat satu alat pengambil sampel darah digunakan untuk banyak orang sehingga hasilnya banyak yang reaktif.

"Alatnya kalau sudah tersumbat baru diganti dan itu yang kami temui saat tes," ujarnya.

Dia mengatakan jumlah PPDP di Sungai Pagu 74 orang yang mengikuti tes 68 orang dan hasilnya 59 reaktif.

Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita mengatakan sesuai laporan dari PPK hasil tes cepat ada 88 orang yang reaktif, yaitu 59 di Sungai Pagu, 28 Pauah Duo, dan satu lagi di Sangir Balai Janggo.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan solusinya dites ulang," ujarnya.

Dia menyebutkan setelah ditemukan 88 orang reaktif, pihaknya berinisiatif mengambil dua sampel pagi tadi, yaitu masing-masing satu orang di Sungai Pagu dan Pauah Duo.

"Hasil tes yang kami lakukan pagi tadi hasilnya nonreaktif," ujarnya.

Sampel yang dites itu, katanya, orang yang saat dites di puskesmas dengan hasil reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman saat dihubungi melalui telepon seluler maupun Whatsapp belum memberikan tanggapan. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Solok Selatan

Loading...
www www