Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
13 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
15 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
18 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
18 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel

Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Dok. GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 16:27 WIB
JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon memandang, isolasi (pengucilan) secara politik, ekonomi, dan sosial di tingkat regional dan global terhadap Israel sebagai terobosan langkah yang patut ditempuh dalam rangka melawan rencana aneksasi negara itu atas Palestina.

Hal itu disampaikan Fadli dalam webinar yang mengangkat tema 'Melawan Aneksasi Israel Atas Wilayah Palestina', di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Sejauh ini, BKSAP diketahui aktif mendukung kemerdekaan Palestina atas Israel, termasuk dengan menginisiasi untuk joint state yang sudah ditandatangani sekitar 242 anggota parlemen berbagai negara.

"Termasuk Amerika, Inggris, negara-negara Timur Tengah, dan beberapa ketua parlemen. Kita berharap ini adalah bagian dari diplomasi parlemen untuk melakukan kampanye penolakan terhadap aneksasi Israel secara lebih global. Di Uni Eropa ini juga sudah berjalan cukup masif. Saya yakin ini mempunyai kontribusi dalam menekan rencana Israel tersebut," ujar Fadli.

Isu aneksasi Israel atas Palestina, sudah berlangsung sejak tahun 1948. Berbagai resolusi pun dilahirkan termasuk resolusi 182 PBB, namun mentah hingga saat ini.

Menurut Fadli, "Israel memang tidak punya itikad baik untuk bernegosiasi dan berdamai, apalagi rezim yang saat ini berkuasa adalah rezim sayap kanan,".

Lebih lanjut, Fadli mengatakan, "tuntutan reformasi atas PBB, khususnya Dewan Keamanan, untuk bisa lebih demokratis dan akomodatif memang harus menjadi bagian perjuangan diplomasi kita,".

Turut menjadi pembicara dalam acara webinar itu yakni Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febrian A. Ruddyard, Pakar Timur Tengah Universitas Indonesia Yon Machmudi, dan Civil Society, Sahabat Al Aqsha Dzikrullah, dan Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera sebagai moderator.

Jelang siang tadi, DPR RI melalui Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Palestina menggelar pertemuan dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. DR. Zuhair Al Shun, dan Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Rencananya, malam nanti BKSAP dan GKSB juga akan menggelar rapat virtual dengan Anggota Kongres Amerika Serikat, Ted Yoho.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Internasional, GoNews Group

Loading...
www www