Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
14 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
16 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
22 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
19 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
4 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
19 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Situasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 08:31 WIB
JAKARTA - Rata-rata di atas 59 persen siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) baik di daerah 3T maupun non 3T, mengalami kesulitan memahami pelajaran dalam model Pembelajaran jarak Jauh (PJJ).

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, Kamis (9/7/2020). Catatan lain, di atas 50 persen siswa Dikdasmen juga mengalami kurang konsentrasi ketika belajar dengan model PJJ.

Terkait hal itu, Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati berpandangan, PJJ memang hanya bisa diterapkan dalam kondisi darurat pandemi Covid-19 saat ini.

"Bicara saat ini, menurut hemat saya dengan catatan yang ada, menunjukkan bahwa PJJ itu memang belum efektif untuk diterapkan di Indonesia," kata Esti.

Karenanya, kata Esti, "ketika ada yang berpendapat bahwa PJJ akan diterapkan secara keseluruhan, saya nyatakan dengan tegas saya menolak,".

Penolakan ini juga menimbang belum jelasnya bagi Esti, roadmap ketika PJJ harus diterapkan secara keseluruhan, dan berapa tahun lagi PJJ bisa diterapkan.

"Kalau kemudian kita bicara mengenai misalnya tidak perlu memperbaiki gedung yang rusak PJJ, atau mungkin mengurangi guru karena PJJ-tidak perlu banyak guru, saya kira itu nanti," tandas Esti.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Nasional, Pendidikan

Loading...
www www