Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Hukum
17 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
2
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
GoNews Group
11 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
3
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
GoNews Group
20 jam yang lalu
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
4
PDI Perjuangan Bantah Ikut Koalisi Poros Baru di Pilgub Sumbar
Politik
22 jam yang lalu
PDI Perjuangan Bantah Ikut Koalisi Poros Baru di Pilgub Sumbar
5
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Pendidikan
22 jam yang lalu
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual

Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Perwakilan Tim sukses pasangan calon perseorangan Fakhrizal- Genius Umar Haris mendatangi KPU Sumbar (Istimewa)
Rabu, 08 Juli 2020 01:49 WIB
PADANG - Tim sukses bakal pasangan calon perseorangan gubernur dan wakil gubernur Sumatra Barat Fakhrizal-Genius Umar mendatangi Komisi Pemilihan Umum Sumbar melaporkan verifikasi faktual yang saat ini sedang berjalan

Perwakilan tim sukses, Haris di Padang, Selasa mengatakan ada sejumlah kejadian di kabupaten kota yang mengurangi nilai verifikasi faktual dan saat ini sudah lewat sekitar 200 ribu verifikasi yang dilakukan.

"Ada beberapa hal kami nilai memberatkan pendukung, seperti dokumentasi yang membuat pendukung tidak nyaman dan kerahasian data itu sendiri," kata dia.

Kemudian ada lampiran surat yang dikeluarkan KPU RI yaitu BA 5 KWK surat tidak mendukung, sedangkan di Sumbar BA 51 KWK surat pernyataan mendukung.

Menurut dia kedua surat itu membingungkan para pendukung.

Ia meminta KPU Sumbar menangguhkan surat tersebut karena dinilai merugikan. dan diharapkan pada proses besok surat tersebut tidak lagi.

"Kami mengharapkan komunikasi petugas KPU dengan nara hubung kami di kabupaten kota dapat intens sehingga kita bisa rekap data secara cepat,"ujarnya.

Menurut dia hingga saat ini pihaknya baru bisa mendapatkan data dari Kabupaten Agam. Proses di sana sudah berjalan 57 persen.

Sementara 18 kabupaten kota lagi belum dapat karena proses narahubung tim sukses dengan petugas KPU.

Selain itu juga ada temuan, bahwa petugas KPU menemui pendukung pada jam kerja sehingga verifikasi tidak berhasil dilakukan.

"Petugas juga hanya satu kali menemui pendukung sehingga hal ini dinilai merugikan," kata dia.

Sementara itu Komisioner KPU Sumbar Izwaryani mengatakan tim sukses melaporkan banyaknya pendukung yang tidak ditemui petugas dengan jumlah yang cukup besar dan hal ini disebabkan adanya pendukung berasal dari nagari yang telah melakukan pemekaran.

"Dulu KTP mereka masih di nageri yang lama, sekarang masuk nagari baru, ini masuk kelompok yang tidak bisa ditemukan," katanya.

Berdasarkan peraturan petugas PPS tidak boleh melakukan verifikasi ke luar wilayahnya. Kebanyakan itu terjadi di Padang Pariaman sebab ada pemekaran sekitar 40 nagari baru.

Pendukung tersebut tidak dicoret, tetapi KPU meminta tim sukses menghadirkan pendukung tersebut ke kantor PPS.

Mengenai pendukung yang tidak ditemukan di rumahnya. Ia mengatakan hal itu karena petugas turun punya target jumlah pendukung setiap haris yang harus diselesaikan verifikasi minimal setiap petugas sebanyak 25 orang diselesaikan.

"Jangan sampai berakhir tidak jadi ditemui, tentu kita prioritaskan orang yang bisa ditemui dulu," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Politik, Sumatera Barat

Loading...
www www