Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
GoNews Group
18 jam yang lalu
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
2
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
3
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
4
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
5
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Pemerintahan
19 jam yang lalu
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
6
Kata Dasco soal Pertemuan Erick-Ahok
GoNews Group
19 jam yang lalu
Kata Dasco soal Pertemuan Erick-Ahok
Home  /  Berita  /  Hukum

Polresta Padang Tangkap 12 Napi Asimilasi karena Kembali Berulah

Polresta Padang Tangkap 12 Napi Asimilasi karena Kembali Berulah
Salah seorang narapidana penerima porgram asimilasi yang ditangkap dan ditembak Polresta Padang beberapa waktu lalu. (ANTARA/Fathul Abdi)
Selasa, 30 Juni 2020 18:10 WIB
PADANG - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat menangkap 12 narapidana yang keluar penjara setelah menerima asimilasi sejak program tersebut digulirkan di daerah setempat.

"Sejak asimilasi diberikan sampai saat ini, ada 12 narapidana yang kami tangkap karena kembali melakukan tindak pidana," kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang AKP Rico Fernanda di Padang, Selasa.

Ia mengungkapkan saat ini para "penjahat kambuhan" itu telah diproses atas pidana yang mereka lakukan.

"Rata-rata kasus yang dilakukan adalah dugaan pencurian, pencurian kendaraan bermotor, dan lainnya," katanya.

Selain itu lima dari 12 narapidana tersebut dihadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha melawan saat hendak ditangkap.

"Karena memberikan perlawanan, kami mengambil tindakan tegas dan terukur berupa penembakan untuk melumpuhkan," katanya menegaskan.

Beberapa penembakan itu diterima oleh napi asimilasi adalah RF (30) yang ditangkap karena kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor pada Minggu (28/6) malam.

Ia dibekuk petugas di depan kantor Dinas PU Provinsi Sumbar, di Jalan Taman Siswa Alai Parak Kopi.

Napi lainnya adalah YA (22) yang ditangkap pada Kamis (7/5) malam atas kasus dugaan pencurian dengan kekerasan degan modus begal.

Ia ditangkap bersama empat rekan lainnya karena diduga telah melakukan kasus pencurian dengan kekerasan (begal), dan pencurian sepeda motor.

Saat ditangkap Yogi sempat memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur berupa penembakan.

Dari pemeriksaan ia mengaku telah melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (begal) di depan Puskesmas Alai, Padang Utara. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Hukum, Sumatera Barat, Padang

wwwwww