Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
GoNews Group
16 jam yang lalu
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
2
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
3
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
Internasional
22 jam yang lalu
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
4
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
Kesehatan
19 jam yang lalu
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
5
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
6
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Pemerintahan
17 jam yang lalu
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Home  /  Berita  /  Politik

Hut Bhayangkara Bakal Digelar Sederhana, Polri Tuai Pujian Wakil Rakyat

Hut Bhayangkara Bakal Digelar Sederhana, Polri Tuai Pujian Wakil Rakyat
Anggota Komisi III DPR, Eva Yuliana. (Istimewa)
Selasa, 30 Juni 2020 20:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, membuat seluruh kegiatan yang melibatkan kerumunan massa masih tetap dilarang oleh Pemerintah.

Bahkan Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini juga bakal digelar berbeda. Di satu sisi, memasuki usianya yang ke-74, jajaran Polri tentu bermaksud memperingatinya dengan gegap gempita, bahagia dan penuh syukur.

Tapi di sisi lain, dengan kesadaran transisi menuju tatanan kehidupan baru di masa pandemi Covid-19 membuat Polri harus menggelar peringatan Hari Bhayangkara secara sederhana. Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Eva Yuliana, melalui siaran pers yang diterima GoNews.co, Selasa (30/6/2020) di Jakarta.

"Informasi yang saya terima dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara akan dilaksanakan secara sederhana. Puncak peringatan akan digelar di Istana Negara dengan inspektur upacara Presiden RI Joko Widodo. Konsepnya menyesuaikan kondisi saat ini. Yaitu, tetap menaati protokol kesehatan. Ini keputusan luar biasa. Ini menunjukkan Polri peduli dengan kesehatan anggotanya," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR RI menambahkan, sejak awal Juni 2020 kemarin, Mabes Polri sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menggelar serangkaian kegiatan yang berbasis dan berorientasi pada kegiatan kemasyarakatan.

Tema peringatan Hari Bhayangkara ke-74 "Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Makin Produktif" menurut Eva, menunjukkan kepekaan Polri terhadap kondisi masyarakat. Terutama, di masa transisi menuju tatanan kehidupan baru pada pandemi Covid seperti saat ini.

"Berdasar kunjungan saya ke lapangan, sejak awal bulan Juni kemarin, setiap satuan polisi sampai tingkat terbawah telah melaksanakan kegiatan kemasyarakatan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara. Bakti sosial seperti donor darah, pembagian sembako, aksi bersih lingkungan dan tempat ibadah, dan lain-lain. Saya terharu dan demikian mengapresiasinya," tandas Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah itu.

Eva Yuliana menilai, kegiatan kemasyarakatan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-74, adalah bagian dari kegitaan yang selama ini sudah diljalankan jajaran kepolisian.

"Polri telah melaksanakan tugas dan fungsi pelayananan keamanan dengan sangat baik. Sebagai garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat, sangat banyak kiprah dan sumbangsih Polri yang bisa dirasakan warga. Mulai pelayanan keamanan dan kenyamanan lingkungan, sosialisasi dan edukasi penanganan serta pencegahan penularan Covid, pendampingan dan pembagian bantuan sosial dan sembako bagi para warga terdampak Covid, dan masih banyak lagi," urainya.

Menurut Eva, banyak program Polri yang ia anggap telah bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di Polda Jawa Tengah misalnya, program Kampung Siaga Covid yang dinisiasi dan dikerjakan Polda Jawa Tengah menjadi kegiatan yang kreatif dan inovatif.

"Ada sekitar 8000 kampung siaga covid tersebar di seluruh jajaran Polres setempat di Jawa Tengah. Di kampung siaga ini, petugas kepolisian melalui Babinkamtibmas masing-masing desa, ada hubungan baik antara polisi, perangkat desa, dan warga masyarakat setempat," ujarnya.

Selain program Kampung Siaga Covid, Eva juga menunjuk aksi-aksi bantuan sosial dalam rangka ketahanan pangan yang dikerjakan para petugas kepolisian sangatlah berarti bagi masyarakat.

"Saya sendiri menjadi saksi atas kegemilangan Polri dalam menjalankan pelayanan publik di tengah masyarakat. Semoga peringatan Hari Bhayangkara ke-74 menjadi momentum bersama untuk tetap mempertahankan prestasi Polri selama ini. Sekaligus, menjadi motivasi lebih untuk semakin meningkatkan pelayanan publik ke depan nanti," pungkasnya.***


wwwwww