Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
13 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
11 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
4
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
11 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
11 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

'Resuffle' Tiga Kementerian, Mardani Tunggu Aksi Presiden dalam Sepekan

Resuffle Tiga Kementerian, Mardani Tunggu Aksi Presiden dalam Sepekan
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). (Gambar: Tangkapan layar video Setpres)
Senin, 29 Juni 2020 10:07 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi bidang Pemerintahan, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi DPR RI, Mardani Ali Sera, mengapresiasi Presiden Jokowi yang telah bersikap tegas dan jelas dalam pidatonya di Sidang Kabinet 18 Juni 2020, lalu. Politisi PKS ini berharap, ketegasan Presiden tak berhenti di sebatas pernyataan.

"Sepekan paling lambat, mesti ada tindak lanjut aksi dan keputusan tegas dan jelas dari pernyataan itu," kata Mardani kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Jika tidak ada aksi, menurut Mardani, "maka Pak Jokowi justru yang disebut tidak punya sense of crisis,".

Dalam pidato di hadapan para pimpinan Kementerian dan Lembaga Negara tersebut, Presiden menyatakan ketidakpuasannya pada kinerja jajarannya dalam penanggulangan pandemi. Presiden juga menyatakan bahwa Ia telah berpikir soal resuffle dan pembubaran lembaga.

Dalam video pidato presiden yang dipublikasikan kanal Youtube Setpres pada Minggu (28/6/2020) itu, Presiden menekankan pentingnya jajaran kabinet memiliki sense of crisis di masa pandemi. Kerja-kerja penanggulangan Pandemi ditegaskan presiden, harus secara extraordinary dan menerapkan manajemen krisis.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyinggung kementerian bidang kesehatan, ekonomi, sosial yang belum cukup menunjukkan hasil kerja signifikan dalam penanggulangan pandemi. Presiden, mendorong percepatan belanja kementerian agar bisa men-trigger ekonomi.

Menurut Mardani, ketiga Kementerian tersebut memang tulang punggung penjaga rakyat di masa krisis Pandemi Covid-19 saat ini. Sikap kerja yang biasa memang tidak akan mampu memenangkan 'pertempuran'.

"Tiga kementerian ini, dalam sepekan mesti mampu menunjukkan aksi luar biasa. Jika tidak, sepakat ketiganya mesti 'disegarkan'" tandas Mardani.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Pemerintahan, Politik, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www