Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
23 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
10 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
3
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
15 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
22 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
22 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
22 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 26 Juni 2020 11:17 WIB
BATANG HARI - Seorang kepala dusun di Batang Hari, Jambi, tewas karena ditikam kakak iparnya. Penikaman itu disebabkan perselingkuhan sang kepala dusun dengan istri kakak iparnya.

Dikutip dari Sindonews.com, korban bernama Doni, kepala dusun di Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Batang Hari. Sedangkan pelaku berinisial, HF.

Kisah asmara terlarang antara Doni dengan istri kakak iparnya tercium oleh HF. Selanjutnya, HF menyadap pembicaraan melalui WhatsApp antara istrinya dengan Doni. Dari isi percakapan WhatsApp tersebut, kecurigaan HF akhirnya terbukti.

Tak kuasa menahan emosi, HF akhirnya mendatangi Doni yang berada di Kantor Balai Desa Koto Boyo. Setelah bertemu Doni, HF langsung menikamnya di bagian dada kiri. Usai menikam Doni, pelaku langsung melarikan diri.

Doni kemudian dibawa warga ke Rumah Sakit Mitra Medika Muara Bulia, namun nyawa Doni tak tertolong lagi.

HF mengakui telah menikam Doni karena marah sebab korban menjalin hubungan asmara dengan istrinya.

''Saya emosi mengetahui dia (Doni) berselingkuh dengan istri saya,'' ujar pelaku saat di kantor polisi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Orivan saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu terjadi di Desa Koto Boyo Kecamatan Bathin XXIV, Rabu (24/6/2020) sore. ''Dugaan motif sementara perselingkuhan. Namun semuanya masih kita dalami,'' pungkasnya.***

Editor : hasan b
Sumber : sindonews.com
Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www