Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
18 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
2
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
3
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
Politik
16 jam yang lalu
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
4
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Padang
16 jam yang lalu
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
5
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
3 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
6
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Kesehatan
22 jam yang lalu
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Sumbar Berpotensi Tambah Laboratorium Uji Sampel Usap

Sumbar Berpotensi Tambah Laboratorium Uji Sampel Usap
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit kunjungi UPTD Labor Kesehatan Sumbar. (ANTARA / Ist)
Kamis, 25 Juni 2020 18:31 WIB
PADANG - Jumlah pemeriksaan sampel tes usap (swab) COVID-19 di Sumatera Barat masih bisa ditingkatkan dengan penambahan laboratorium penguji sehingga proses pelacakan (tracking) dan penelusuran (tracing) bisa dilakukan lebih cepat.

"Saat ini dalam keadaan darurat, kapasitas pemeriksaan sampel tes usap COVID-19 di Sumbar bisa mencapai 1800-an per hari. Jumlah itu bisa ditingkatkan dengan penambahan lab penguji," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Kamis.

Ia mengatakan saat ini uji sampel tes usap COVID-19 dilaksanakan di dua tempat l, yaitu Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Veteriner Bukittinggi.

Namun, Sumbar juga punya setidaknya lima lab lagi yang bisa difungsikan sebagai tempat penguji sampel usap COVID-19 yaitu Unit Pèlaksana Teknis Daerah (UPTD) laboratorium kesehatan yang terletak di Jalan Gajah Mada Nanggalo Padang.

Kemudian ada lab pada empat rumah sakit masing-masing RSUD M.Natsir Solok, RSUD Pariaman, RSUP M.Djamil dan RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi yang sudah punya alat GeneXpert.

Saat ini rata-rata seribu sampel diperiksa pada dua laboratorium itu setiap hari, namun dalam kondisi darurat bisa hingga 1800 lebih sampel per hari. Jika semua potensi lab dimanfaatkan, bisa memeriksa lebih dari 2000 sampel per hari.

"UPTD laboratorium kesehatan ini bisa melakukan analisis berbagai penyakit dalam pelayanan kesehatan. Untuk uji sampel usap COVID- 19, tinggal menambah alat PCR," kata Wagub Nasrul Abit.

Menurutnya, Sumbar patut bersyukur memiliki beberapa lab yang berpotensi menguji sampel COVID-19 karena pandemi itu belum tahu kapan akan berakhir. Kemampuan untuk uji sampel sangat dibutuhkan agar upaya tracking dan tracing masyarakat terpapar COVID-19 bisa cepat dilakukan dan diantisipasi.

Nasrul Abit mengatakan jika UPTD Labor Kesehatan itu nanti difungsikan untuk menguji sampel usap COVID-19, maka ketiadaan alat PCR bisa disampaikan kepada Gubernur dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi.

Sementara itu Ķepala UPTD Lab Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Yun Efinita, MM menjelaskan saat ini labor kesehatan ini telah memiliki SDM keilmuan lab spesialis ahli mikro biologi dan beberapa dokter lainnya.

"Secara SDM kita memiliki ahli mikro biologi yang memang sebagai tenaga profesional di lab kesehatan ini. SDM kita mampu melakukan tes usap, namun saat ini kita terkendala alat PCR belum ada," ungkapnya.

Ia juga mengatakan pihaknya memiliki ruangan dan peralatan yang cukup dalam memberikan pelayanan lab kesehatan di Sumbar.

"Secara prinsip kami siap berkolaborasi dengan Labor FK Unand untuk bisa menguji sampel tes swab COVID-19," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Kesehatan, Sumatera Barat

Loading...
www www