Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
GoNews Group
17 jam yang lalu
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
2
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
3
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
Internasional
23 jam yang lalu
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
4
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
5
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
6
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Pemerintahan
18 jam yang lalu
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selain Tolak RUU HIP, Massa Desak MPR Gelar Sidang Istimewa untuk Berhentikan Jokowi

Selain Tolak RUU HIP, Massa Desak MPR Gelar Sidang Istimewa untuk Berhentikan Jokowi
Rabu, 24 Juni 2020 18:07 WIB
JAKARTA - Pekikan 'Turunkan Presiden Joko Widodo' lantang terdengar dalam aksi bertajuk "Selamatkan NKRI dan Pancasila Dari Komunisme" di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (24/6).

Tuntutan itu disampaikan langsung Koordinator Lapangan Aksi Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, Ustaz Edy Mulyadi saat berorasi

Di atas mobil komando, Edy Mulyadi menyampaikan beberapa tuntutan atas adanya pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI.

"Jadi kita minta (RUU HIP) ditolak dan dicabut dari prolegnas. Dua, kita minta diusut mereka yang menjadi inisiator dan konseptor RUU HIP karena mereka telah mencoba kembali menghidupkan ajaran komunisme," teriak Edy Mulyadi.

Selain itu, Edy Mulyadi pun menegaskan meminta agar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) segera menggelar sidang istimewa untuk memberhentikan Presiden Jokowi, jika RUU tersebut tetap dibahas

"Kita minta agar MPR menggelar sidang istimewa untuk, untuk apa? Untuk memberhentikan Presiden Jokowi karena dia telah memberikan peluang yang besar bagi bangkitnya PKI yang komunis, betul?" teriak Edy yang disambut takbir dari massa aksi.

"Jadi kita mendesak sidang MPR untuk? Memberhentikan presiden, kita tidak makar saudara, kita tidak sedang menggulingkan kekuasaan, kita tidak sedang kudeta saudara, kita sebagai rakyat mendesak MPR melakukan sidang istimewa," sambungnya.

Tak hanya itu, Edy pun meminta agar pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menghentikan kriminalisasi terhadap pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah.

"Karena terjadi ketidakadilan yang luar biasa, kedzaliman yang luar biasa, mereka menggunakan UU ITE untuk memberangus lawan politik penguasa betul?" pungkas Edy.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, GoNews Group

wwwwww