Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
17 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
2
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang 'Bu Kombes' Lewat IG
Hukum
16 jam yang lalu
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang Bu Kombes Lewat IG
3
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
21 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
4
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
5
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
Politik
17 jam yang lalu
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
6
Kuasa Hukum Korban Penganiayaan di Batipuh Selatan Minta Penyidik Kepolisian Usut Tuntas Motif Pelaku
Tanah Datar
12 jam yang lalu
Kuasa Hukum Korban Penganiayaan di Batipuh Selatan Minta Penyidik Kepolisian Usut Tuntas Motif Pelaku
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA
Ketua DPRD Sumbar, Supardi. (ANTARA/Miko Elfisha)
Selasa, 23 Juni 2020 23:19 WIB
PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi meminta dinas pendidikan setempat memperpanjang jadwal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA selama dua hari karena laman pendaftaran daring mengalami gangguan selama satu setengah hari.

"Jadwal pendaftaran yang error selama satu setengah hari itu adalah hak calon peserta didik, karena itu harus diganti," katanya di Padang, Selasa.

Ia mengatakan ada kemungkinan banyak calon peserta didik yang gagal untuk mendaftar karena kesalahan sistem yang error. Mereka harus diberi kesempatan untuk bisa mendaftar kembali.

"Jika jadwal semula pendaftaran hingga 25 Juni, maka harus diperpanjang dua hari menjadi 27 Juni 2020," katanya.

Supardi menilai jika PPDB daring itu sejak awal dibagi berdasarkan daerah, tidak langsung untuk semua calon peserta didik dari 19 kabupaten/kota, sistem yang error itu bisa dihindari.

Tetapi karena sudah telanjur terjadi, kata dia, hal itu harus dijadikan pelajaran untuk pelaksanaan PPDB selanjutnya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebut kewenangan PPDB tingkat SMA adalah di provinsi, karena itu perpanjangan jadwal pendaftaran itu sangat dimungkinkan.

"Kami evaluasi dulu. Kalau memang dibutuhkan perpanjangan waktu pendaftaran tentu kami lakukan karena kewenangannya memang di provinsi," ujarnya.

Sebelumnya calon peserta didik tingkat SMA sederajat kesulitan mengakses laman pendaftaran daring yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Sumbar. Setiap kali dibuka, informasi yang keluar adalah sistem error.

Dinas Pendidikan Sumbar mengakui kerusakan sistem itu dan pihaknya telah berupaya maksimal untuk memperbaiki. Laman pendaftaran mulai bisa diakses pada Selasa (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB, namun setelah itu kembali sulit diakses. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Pemerintahan, Sumatera Barat

Loading...
www www