Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
2
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
16 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
5
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
6
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
7 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA
Ketua DPRD Sumbar, Supardi. (ANTARA/Miko Elfisha)
Selasa, 23 Juni 2020 23:19 WIB
PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi meminta dinas pendidikan setempat memperpanjang jadwal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA selama dua hari karena laman pendaftaran daring mengalami gangguan selama satu setengah hari.

"Jadwal pendaftaran yang error selama satu setengah hari itu adalah hak calon peserta didik, karena itu harus diganti," katanya di Padang, Selasa.

Ia mengatakan ada kemungkinan banyak calon peserta didik yang gagal untuk mendaftar karena kesalahan sistem yang error. Mereka harus diberi kesempatan untuk bisa mendaftar kembali.

"Jika jadwal semula pendaftaran hingga 25 Juni, maka harus diperpanjang dua hari menjadi 27 Juni 2020," katanya.

Supardi menilai jika PPDB daring itu sejak awal dibagi berdasarkan daerah, tidak langsung untuk semua calon peserta didik dari 19 kabupaten/kota, sistem yang error itu bisa dihindari.

Tetapi karena sudah telanjur terjadi, kata dia, hal itu harus dijadikan pelajaran untuk pelaksanaan PPDB selanjutnya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebut kewenangan PPDB tingkat SMA adalah di provinsi, karena itu perpanjangan jadwal pendaftaran itu sangat dimungkinkan.

"Kami evaluasi dulu. Kalau memang dibutuhkan perpanjangan waktu pendaftaran tentu kami lakukan karena kewenangannya memang di provinsi," ujarnya.

Sebelumnya calon peserta didik tingkat SMA sederajat kesulitan mengakses laman pendaftaran daring yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Sumbar. Setiap kali dibuka, informasi yang keluar adalah sistem error.

Dinas Pendidikan Sumbar mengakui kerusakan sistem itu dan pihaknya telah berupaya maksimal untuk memperbaiki. Laman pendaftaran mulai bisa diakses pada Selasa (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB, namun setelah itu kembali sulit diakses. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pemerintahan, Sumatera Barat

wwwwww