Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
16 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
15 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
3
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
15 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
4
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
23 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
5
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
23 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
6
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
23 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Begini Proses Rekonstruksi Tersangka Pembunuhan Pramusaji di Bukittinggi

Begini Proses Rekonstruksi Tersangka Pembunuhan Pramusaji di Bukittinggi
Proses rekonstruksi kasus pembunuhan pramusaji oleh teman sejawatnya di halaman Mapolres Bukittinggi. (doc, Humas Polres Bukittinggi).
Selasa, 23 Juni 2020 15:34 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Kepolisian Resor Bukittinggi, melalui Satuan Reserse dan Kriminal menggelar proses rekonstruksi kasus pembunuhan pramusaji di halaman Polres Bukittinggi, Senin 22 Juni 2020.

Saat peragaan itu dilakukan, adegan perdebatan yang berlangsung selama 15 menit ini memperagakan 20 adegan sebelum hingga terjadinya peristiwa pembunuhan yang dilakukan tersangka AF (21) melawan korban AN (25) yang terjadi pada 30 Maret 2020 lalu, di Gulai Bancah Bukittinggi.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, kasus pembunuhan dengan motif sakit hati ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

Dikatakan juga oleh Chairul Amri Nasution pada Selasa 23 Juni 2020, tersangka mengakui telah lama menaruh perasaan sakit hati pada korban, oleh sebab itu dia memutuskan untuk menyelesaikannyaa dengan menantang korban untuk berkelahi, hingga pembacokan kepala korban dengan menggunakan parang hingga akhirnya korban yang tewas di lokasi kejadian,"ucapnya.

"Dalam satu adegan ada yang hingga empat dilakukan reka ulang untuk memastikan awal dari perkelahian yang dilakukan tersangka dan korban hingga berujung kematian," terangnya.

Melihat korban yang sudah tertelungkup dan bersimbah darah di lokasi, kemudian tersangka membuang parangnya yang tidak jauh dari lokasi, dan tersangka juga duduk di sana menunggu waktu yang tepat untuk pergi dari Bukittinggi.

Polisi kemudian berhasil mencegat dan membekuk tersangka sebelum berangkat ke kampung halamannya di Sumatera Utara, tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka kita jerat pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara, tutupnya.(**)

Kategori : Hukum, Bukittinggi

Loading...
www www