Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
17 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
16 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
3
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
16 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
4
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
24 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
5
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
24 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
6
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
GoNews Group
17 jam yang lalu
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Rano Ungkap Anggapan Indonesia Tempat Persembuyian Penjahat

Rano Ungkap Anggapan Indonesia Tempat Persembuyian Penjahat
Anggota Komisi III DPR RI, Rano Al Fath. (Foto: Ist.)
Senin, 22 Juni 2020 17:28 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Rano Al Fath mengungkapkan, "sering ada pelaku kejahatan dari luar melihat indonesia menjadi tempat persembuyian,". Ia mempertanyakan pengawasan pemerintah.

Penyataan Rano, menyusul terungkapnya tempat persembuyian buronan Federal Bureau of Investigation (FBI), Russ Albert Medlin di bilangan Kebayoran, Jakarta, Indonesia.

"Persoalan boron FBI yang lolos ke Indonesia, buron FBI ini melakukan penipuan Rp 10 triliun, ternyata bisa lolos ke Indonesia," kata Rano dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Masih soal pengawasan orang asing, Rano menambahkan, saat ini masih sering sekali tenaga kerja asing masuk Indonesia tanpa melalu prosedur yang tepat. Masalah ini kembali lagi ke Dirjen Imigrasi, terlebih lagi orang asing tersebut dinyatakan positif Covid-19.

"Jadi masih banyak persoalan yang seolah-olah, kalau masuk ke Indonesia lebih mudah. Tenaga kerja asing di dapil saya, kebetulan ada dua tenaga kerja asing yang dinyatakan positif Corona," ungkap Politisi PKB itu.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Nasional, Hukum

Loading...
www www