Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tambang Emas Ilegal di Luwu Milik Pengusaha China, Raup 35 Gram Sehari
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Tambang Emas Ilegal di Luwu Milik Pengusaha China, Raup 35 Gram Sehari
2
Hebatnya Putin di Sidang Umum PBB, Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis
Internasional
19 jam yang lalu
Hebatnya Putin di Sidang Umum PBB, Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis
3
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
Internasional
17 jam yang lalu
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
4
Singgung Palestina saat Pidato di SU PBB, PKS Terima Kasih ke Presiden Jokowi
Politik
20 jam yang lalu
Singgung Palestina saat Pidato di SU PBB, PKS Terima Kasih ke Presiden Jokowi
5
Baru 4 Desa yang Mendunia, DPR Desak Kemenpar Genjot Sektor Wisata Desa
Politik
20 jam yang lalu
Baru 4 Desa yang Mendunia, DPR Desak Kemenpar Genjot Sektor Wisata Desa
6
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK
Politik
14 jam yang lalu
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK
Home  /  Berita  /  Solok Selatan

New Normal, Solok Selatan Nonaktifkan Posko di Perbatasan

New Normal, Solok Selatan Nonaktifkan Posko di Perbatasan
Sabtu, 20 Juni 2020 18:32 WIB
PADANG ARO - Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Solok Selatan, Sumatera Barat menonaktifkan posko-posko penjagaan di perbatasan dengan Kabupaten Solok dan Dharmasraya sesuai Peraturan Gubernur Sumbar tentang pelaksanaan tatanan normal baru dan pengurangan pembatasan di berbagai sektor.

''Hari ini secara resmi posko berbatasan dengan Kabupaten Solok dan Dharmasraya telah dinonaktifkan dan kami sudah menyurati jajaran TNI, Polri, serta berbagai OPD, terkait pengembalian personil dan peralatan pendukungnya ke instansi masing-masing,'' ujar sekretariat gugus tugas yang juga Kalaksa BPBD Solok Selatan, Richi Amran di Padang Aro, Sabtu (20/6/2020).

Posko perbatasan yang dinonaktifkan yaitu Kabupaten Solok-Solok Selatan tepatnya di Ulu Suliti.

Dua posko lagi yaitu di perbatasan PT BPSJ SS1 (jalur Madiak menuju Dharmasraya dan batas Jambi), serta Posko di Batas Solok Selatan-Dharmasraya, di Jorong Log Batu Sandi, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo

Pemerintah daerah menyampaikan terimakasih serta permohonan maafnya kepada masyarakat dan semua pihak, dalam pelaksaan tugas di pos pos perbatasan selama hampir 2,5 bulan.

''Terima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak kepada tugas gugus tugas di pos-pos perbatasan dan kami juga mohon maaf atas kesalahan yang tidak di sengaja,'' ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk posko perbatasan antar Provinsi yaitu dengan Kerinci Jambi tidak ditutup dan penjagaannya dijalankan oleh Pemprov beserta pihak terkait lainnya.

Pos perbatasan dengan Provinsi lain tetap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang akan keluar masuk ke Sumbar.

Selama tatanan normal baru masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan alat perlindungan diri seperti masker.

"Tetap patuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan serta memutus mata rantai COVID-19,'' ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pemerintahan, Kesehatan, Sumatera Barat, Solok Selatan

wwwwww