Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
20 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
18 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
18 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
18 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
18 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
6
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Pariaman

Target Program KB di Pariaman Terancam tidak Tercapai Akibat Pandemi

Target Program KB di Pariaman Terancam tidak Tercapai Akibat Pandemi
Ilustrasi. (net)
Jum'at, 19 Juni 2020 16:07 WIB
PARIAMAN - Target program Keluarga Berencana (KB) di Kota Pariaman, Sumatera Barat, terancam tidak tercapai karena pandemi Covid-19 membatasi kegiatan sosialisasi dan pelayanan kontrasepsi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kota Pariaman Nazifah di Pariaman, Jumat, mengatakan bahwa hingga Juni 2020 jumlah akseptor KB di Pariaman baru 499, masih jauh dari target yang ditetapkan sekitar 700 akseptor.

''Realisasi KB di Pariaman hingga sekarang baru 36,08 persen dari target yang ditetapkan 1.384 akseptor dalam setahun. Padahal seharusnya hingga Juni sekarang realisasi KB di Pariaman sudah sekitar 50 persen,'' katanya.

Dalam upaya mengejar pencapaian target, Pemerintah Kota Pariaman menargetkan bisa melayani 178 akseptor pada kegiatan pelayanan KB serentak se-Indonesia tanggal 29 Juni 2020, saat peringatan Hari Keluarga Nasional.

''Pada hari itu ada satu juta akseptor yang akan dilayani se-Indonesia dan akan mendapatkan rekor MURI,'' katanya.

Ia menambahkan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berencana menggelar pelayanan bagi sejuta akseptor KB secara serentak untuk menggantikan acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional yang ditiadakan akibat pandemi.

Guna menyukseskan kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Pariaman telah mendata ibu melahirkan untuk KB pascasalin, mendata jenis layanan KB yang akan digunakan akseptor, serta menjalin komunikasi dengan mitra BKKBN seperti Dinas Kesehatan Kota Pariaman, TNI, dan Ikatan Bidan Indonesia.

Empat puskesmas di Pariaman disiapkan untuk melayani akseptor mulai dari pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB.

''Bila perlu realisasi akseptor di Pariaman pada 29 Juni tersebut melebihi target karena tahun lalu realisasi akseptor lebih dari 100 persen,'' kata Nazifah. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Kesehatan, Sumatera Barat, Pariaman

Loading...
www www