Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
11 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
2
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Politik
11 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
3
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
4
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
12 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
10 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
11 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Pemkab Pasaman Barat Optimalkan Sistem Daring Penerimaan Siswa Baru

Pemkab Pasaman Barat Optimalkan Sistem Daring Penerimaan Siswa Baru
Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat Marwazi B. (antarasumbar/Istimewa)
Jum'at, 19 Juni 2020 17:01 WIB
PASAMAN BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2020/2021 mengoptimalkan sistem dalam jaringan (daring).

"Kita merencanakan mengoptimalkan sistem daring untuk mempermudah pendaftaran di tengah Covid-19 saat ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Marwazi B di Simpang Empat, Jumat (19/6/2020).

Ia menyebutkan sisten daring itu akan dilaksanakan bagi seluruh sekolah yang terjangkau jaringan internet.

"Sistem ini mempermudah calon siswa baru dengan tidak perlu datang ke sekolah sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19," tambahnya.

Menurutnya wali murid dan calon peserta didik baru cukup mengakses situs sekolah atau call center yang sudah disediakan oleh panitia.

Selain itu, juga melakukan komunikasi serta pengiriman berkas. Setelah diverifikasi, panitia akan memberikan informasi kepada pelamar.

"Sistem daring ini, kita optimalkan di seluruh sekolah yang terjangkau internet," ujarnya.

Ia mengatakankan sistim daring ini berhasil diterapkan di sebagian besar sekolah di Pasaman Barat dan bisa mempermudah layanan pendidikan.

Namun panitia tetap berada di sekolah untuk memberikan informasi dan proses verifikasi berkas.

"Dinas pendidikan sudah menetapkan jadwal penerimaan peserta didik baru dari 18 Mei hingga 30 Juni 2020," lanjutnya.

Selama proses penerimaan peserta didik baru, belum ada kendala yang berarti karena operator dan panitia sudah siap.

Pihaknya hingga saat ini mencatat terdapat 25 titik yang blank spot sehingga harus dilakukan pendaftaran secara tatap muka.

"Selama proses pendaftaran tatap muka, panitia dan masyarakat harus patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

"Kita sudah minta panitia di daerah blank spot patuhi protokol kesehatan dan keselamatan antisipasi Covid-19," sebutnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pemerintahan, Sumatera Barat, Pasaman Barat

wwwwww