Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
13 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
11 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
4
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
11 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
11 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Delapan Daerah di Sumbar Zona Hijau Covid-19

Delapan Daerah di Sumbar Zona Hijau Covid-19
Juru Bicara Covid-19 Sumbar,Jasman
Jum'at, 19 Juni 2020 21:42 WIB
PADANG - Sebanyak delapan daerah di Sumatera Barat kembali masuk zona hijau COVID-19 karena tidak ada lagi warganya yang terpapar penyakit dari virus corona jenis baru itu.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman di Padang, Jumat mengatakan delapan daerah itu adalah Kota Padang Panjang, Solok, Pariaman, Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, Sijunjung dan Kabupaten Pasaman.

Hanya saja, kata dia, ada perbedaan karakter dari delapan daerah yang kembali masuk zona hijau itu.

"Enam daerah kembali ke zona hijau setelah mencatatkan kesembuhan pasien 100 persen atau semua pasien sembuh. Sementara dua daerah mencatatkan tiga kematian, namun saat ini juga tidak ada lagi pasien positif COVID-19," katanya.

Enam daerah yang mencatatkan kesembuhan pasien 100 persen itu adalah Kota Padang Panjang, Solok, Pariaman, Kabupaten Pasaman, Agam, dan Sijunjung.

Sementara Kabupaten Solok dari delapan orang kasus positif, enam orang sembuh (75 persen) dan dua meninggal (25 persen).

Kabupaten Pesisir Selatan dari 18 orang positif COVID-19, 17 orang berhasil sembuh (94,4 persen) dan satu meninggal (5,6 persen).

Dengan demikian dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, tinggal 11 daerah yang masih ada warga yang terpapar COVID-19.

Ia menjelaskan dari 11 daerah itu hanya Kota Padang yang jumlah kasusnya terus bertambah, terutama dari Klaster Pasar Raya.

Hingga Jumat (19/6) terdata 700 orang positif terpapar COVID-19 di Sumbar, 493 orang sembuh (70,43 persen) dan 30 orang meninggal dunia (4,29 persen). ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Kesehatan, Sumatera Barat

Loading...
www www