Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
12 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
13 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
13 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
10 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
10 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
10 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

Sekolah di Sumbar Kemungkinan Dibuka Januari 2021

Sekolah di Sumbar Kemungkinan Dibuka Januari 2021
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meninjau langsung MPP Kota Payakumbuh beberapa bulan lalu. (ANTARA/Akmal Saputra)
Rabu, 17 Juni 2020 22:28 WIB
PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebutkan bahwa akan ada kemungkinan pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah di provinsi itu pada Januari 2021.

"Kemungkinan (sekolah) akan dilaksanakan Januari tahun depan, tapi keputusannya akan tergantung pada rapat dengan kabupaten/kota pada awal Juli," katanya di Payakumbuh, Rabu (17/6/2020).

Ia menyebutkan kemungkinan untuk memulai ke sekolah pada Januari 2021 karena merujuk kepada keputusan Menteri Pendidikan bahwa daerah yang bisa kembali ke sekolah hanya zona hijau.

Sedangkan Sumbar, katanya tidak termasuk kepada zona hijau namun masuk ke zona kuning atau oranye. Sebab, seluruh daerah di Sumbar sudah pernah mencatatkan kasus positif.

"Zona hijau definisinya itu belum pernah ada satupun yang positif, ini sebenarnya sudah pretasi. Sebab sebelumnya Sumbar termasuk zona merah dan berubah ke zona oranye," ujarnya.

Namun, sebut Irwan, masih ada kemungkinan untuk kembali ke sekolah pada pertengahan Juli atau awal tahun ajaran baru ketika memang kurva penambahan kasus positif di Sumbar menurun.

Terpisah, salah seorang orang tua Rahmadalius mengatakan dirinya memang sedikit khawatir ketika anaknya kembali ke sekolah.

"Anak saya masih SD dan rentan terjangkit. Apakah ada jaminan kalau di sekolah anak-anak tidak berkumpul dan apakah ada jaminan virus itu tidak masuk ke sekolah," ujarnya.

Memang, kata dia, pembelajaran melalui daring tidak dapat berjalan maksimal karena ketika belajar di rumah fokus dari anak berkurang.

"Tapi, dengan menimbang situasi saat ini, pembelajaran melalui daring sudah lebih dari cukup. Setidaknya anak masih tetap dapat belajar," kata dia. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Sumatera Barat, Pendidikan

Loading...
www www