Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
15 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
14 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
3
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
14 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
4
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
22 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
5
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
6
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
22 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Nikahi Nenek 72 Tahun, Yani Berharap Istrinya Hamil dan Lahirkan 2 Anak

Nikahi Nenek 72 Tahun, Yani Berharap Istrinya Hamil dan Lahirkan 2 Anak
Nuryani (36) dan istrinya, Yatemi.
Senin, 15 Juni 2020 22:23 WIB
NGANJUK - Cinta tak pandang usia. Itulah yang terjadi dengan Nuryani. Pria berusia 36 tahun ini jatuh cinta kepada Yatemi, wanita berumur 72 tahun.

Dikutip dari detik.com, untuk membuktikan cintanya, duda warga Dusun Dolopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur itu, menikahi pujaan hatinya tersebut pada Kamis (11/6/2020), dengan mas kawin Rp100 ribu.

Meski menyadari Yatemi sudah lanjut usia, namun Nuryani tetap berhadap istrinya hamil dan melahirkan anak. Bahkan Nuryani berharap mendapat dua anak dari Yatemi.

''Ya masih pengen punya anak nanti. Ingin dua anak,'' ujar Nuryani kepada detikcom di rumahnya, Dusun Dolopo, Desa Kepel, Senin (15/6/2020).

Mendengar keinginan Nuryani tersebut, Yatemi hanya tertawa.

Yatemi mengaku mengagumi ketampanan Nuryani. Menurutnya, benih cinta mereka sudah tumbuh dalam setahun terakhir.

''Ganteng, baik orangnya,'' ujarnya.

Mereka berencana berbulan madu ke Wisata Air Terjun Sedudo, jika pandemi Covid-19 sudah berakhir.

''Ingin ke Sedudo nanti kalau corona sudah hilang,'' lanjut Nuryani.

Pernikahan mereka digelar sederhana pada Kamis (11/6). Meski begitu, pernikahan itu berkesan karena disaksikan Kapolsek, camat dan kepala desa setempat. Yang hadir dibatasi, hanya anak, cucu dan keluarga dekat. Itu dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. ***

Editor : hasan b
Kategori : Umum

Loading...
www www