Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
17 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
20 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
3
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
4
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
GoNews Group
24 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
5
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
6
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
20 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  Politik

Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris

Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Sabtu, 06 Juni 2020 18:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Posisi Lukman Edy atau yang akrab disapa LE di PT Hutama Karya tidak berubah, meski Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merombak jajaran Direksi dan Komisaris.

Selain tetap menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama, tokoh asal Riau itu juga menjabat sebagai Komisaris Independen.

Lukman Edy boleh dibilang baru di dunia BUMN karya. Sebelumnya pria kelahiran Riau ini lebih dikenal sebagai politisi. Di ranah eksekutif, Lukman Edy pernah menjabat sebagai Menteri pada kepemimpinan SBY periode pertama, yakni di Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) tahun 2006-2009.

Di ranah legislatif, mantan Sekjend DPP PKB ini tercatat dua periode dia duduk di DPR RI yakni periode 2009-2014 dan 2014-2019. Sebelum ke Jakarta, ia sempat menjadi anggota DPRD Propinsi Riau periode 2004-2009. Selama di DPR, pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus pernah menjadi Ketua Pansus RUU Pemilu yang menggawangi penyusunan UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Karirnya di dunia politik boleh dibilang cukup cemerlang, karenanya tidak salah ketika Pak Jokowi menunjuknya sebagai Direktur Saksi di Tim Kemenangan Nasional (TKN) pada pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019 yang lalu. Selama aktif di TKN itu pula, pria yang dikenal dengan panggilan LE ini aktif menjadi juru bicara mewakili TKN. Wajahnya sering menghiasi media cetak dan media elektronik.

Setelah dilihat flashback perjalanan karirnya, ternyata LE sebetulnya juga dibesarkan di dunia kekaryaan, sebelum masuk ranah politik. Pria jebolan Teknik Sipil Universitas Brawijaya ini pernah lama malang melintang di dunia konstruksi. Tercatat ia pernah menjadi ketua GAPENSI Propinsi Riau, juga pernah menjabat sebagai Ketua KADIN, Ketua AKAINDO, dan Ketua LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).

Ketika dikorfirmasi, Lukman Edy membenarkan tentang kiprahnya di dunia konstruksi itu.

"Iya, cukup lama saya menggeluti bidang itu sebelum terjun ke politik," jawabnya.

Untuk di jajaran direksi, ditunjuk Budi Harto sebagai Direktur Utama Hutama Karya. Budi Harto menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Bintang Perbowo.

Sebelum diberi amanah ke Hutama Karya, Budi Harto menjabat sebagai direktur utama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sejak 8 April 2016.

Berikut formasi Direksi PT Hutama Karya:

Budi Harto (Direktur Utama), Aloysius Kiik Ro (Wakil Direktur Utama), Suroto (Direktur), Ferry Febrianto (Direktur), Novias Nurendra (Direktur),Mohammad Erry Sugiharto (Direktur) dan Hilda Savitri (Direktur).

Di lingkungan BUMN, karya Budi Harto memang bukanlah orang yang asing, ia sudah malang melintang berkarier disana. Pria kelahiran Boyolali, 11 September 1959 ini, memulai kariernya di BUMN Karya sejak 1984.

Beberapa posisi penting pernah diembannya, yakni Presiden Komisaris PT WIKA Gedung (2009-2010), Komisaris Utama PT WIKA Intrade (2008-2009). Seolah lengkap sudah perjalanan Budi Harto di BUMN karya. Setelah mengabdi di Wijaya Karya (WIKA), kemudian pindah ke Adhi Karya (ADHI), dan kini ia berhijrah ke Hutama Karya (HK).

Berbeda dengan perombakan di tubuh direksi, dimana hampir seluruh direksinya diganti, hanya menyisakan satu orang, sebaliknya di jajaran Komisaris, Menteri BUMN hanya merubah jajaran komisaris dengan memasukkan satu nama, yakni HM Lukman Edy.

Berikut selengkapnya jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya:

Budiman (Komisaris Utama), Muhammad Lukman Edy (Wakil Komisaris Utama, merangkap Komisaris Independen), Achmad Gani Ghazali A (Komisaris), Susdiyarto (Komisaris), Chairiah (Komisaris), Musyafak (Komisaris Independen), Wahyu Muryadi (Komisaris Independen).***


wwwwww