Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
2
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
3
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
17 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
6
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
21 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Home  /  Berita  /  Pasaman Barat

Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas

Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas
Tim gugus tugas penanganan percepatan COVID-19 Pasaman Barat saat melakukan tracing di Lapas Terbuka Pasaman di Kabupaten Pasaman Barat, Jumat. (5/6).
Jum'at, 05 Juni 2020 20:48 WIB
SIMPANG EMPAT - Tim gugus tugas penanganan percepatan Corona Virus Disease (COVID-19) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan tracing atau melacak sekitar 32 orang pegawai dan tahanan Lembaga Permasyarakatan Terbuka Kelas II B Pasaman.

"Sebanyak 32 orang itu merupakan hasil tracing level dua atau mereka kontak dengan dua orang yang kontak langsung dengan pasien positif COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Jumat (5/6/2020).

Ia mengatakan terhadap 32 orang itu akan dilakukan tes swab pada Sabtu (6/6) besok. Sedangkan dua orang yang kontak langsung dengan pasien positif sudah di swab pada Jumat.

Ia menyebutkan langkah cepat yang dilakukan tim gugus tugas untuk melakukan tracing itu dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Terhadap 32 orang itu sudah diberikan pengertian oleh tim gugus. Diharapkan tidak keluar rumah dulu atau isolasi mandiri dan akan dilakukan tes swab pada Sabtu (6/6)," ujarnya.

Tracing yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari tes swab terhadap dua orang pegawai Lapas itu yang diduga kontak langsung dengan kasus konfirmasi yang positif corona di Kota Padang.

Kedua orang itu masuk dalam Orang Tanpa Gejala (OTG) karena kontak langsung dengan pasien positif.

Mereka kontak dengan keluarganya di Kota Padang yang hasil swab keluarga mereka positif COVID-19

Untuk antisipasi maka tim gugus tugas langsung melakukan tes swab kepada para pegawai itu dan langsung di isolasi mandiri di rumahnya.

Pihaknya juga melakukan tracing atau pelacakan terhadap riwayat kontak mereka selama di Pasaman Barat. Sebab, beberapa waktu lalu dua orang tersebut baru pulang dari Kota Padang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kesehatan, Sumatera Barat, Pasaman Barat

wwwwww