Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
12 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
24 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
3
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
23 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
4
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
Peristiwa
22 jam yang lalu
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
5
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
11 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
6
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
Pendidikan
22 jam yang lalu
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Lima Rumah Warga Tanjungraya Tertimbun Longsor, Akses Jalan Muko-muko ke Maninjau Terganggu

Lima Rumah Warga Tanjungraya Tertimbun Longsor, Akses Jalan Muko-muko ke Maninjau Terganggu
Kondisi tanah longsor di Kecamatan Tanjungraya, Kab. Agam, Sumbar (ANTARA/HO)
Kamis, 04 Juni 2020 08:04 WIB
LUBUK BASUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengatakan lima rumah di Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya rusak tertimbun tanah longsor akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu, Rabu (3/6) sekitar pukul 18.15 WIB.

"Dua rumah rusak berat dan tiga rusak ringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammat Lutfi Ar di Lubukbasung, Rabu.

Rumah itu milik Samsudin (46) dengan kondisi rusak berat, Imran (56) dengan kondisi rusak berat, Salman (63) dengan kondisi rusak ringan, Yusmarni (42) dengan kondisi rusak ringan dan Yurnal (71) dengan kondisi rusak ringan.

Bencana alam itu mengakibatkan 20 jiwa mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan total kerugian dalam pendataan," katanya

Ia menambahkan material longsor juga menutupi akses jalan sepanjang 100 meter dengan ketinggian sekitar 40-70 centimeter.

Arus lalu lintas dari Muko-muko menuju Maninjau sempat tidak bisa dilalui dan pengendara harus melewati Bayur.

Namun material longsor telah dibersihkan oleh tim gabungan dari BPBD, Satpol PP Damkar, Polres Agam, Dandim 0304 Agam dan masyarakat dengan cara gotong royong.

"Jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup pada pukul 22.25 WIB," katanya.

Ia mengatakan Kecamatan Tanjungraya merupakan daerah rawan longsor apabila curah hujan tinggi.

Untuk itu, Lutfi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dengan cara mengungsi ke daerah lebih aman saat curah hujan tinggi.

"Ini dalam rangka agar tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Agam, Sumatera Barat, Peristiwa

Loading...
www www