Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
16 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
14 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
5
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
14 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
6
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
17 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Loading...
Home  /   Berita  /   Pasaman Barat

Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji

Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Kepala Kantor Kementrian Agama Pasaman Barat Muhammad Nur.
Kamis, 04 Juni 2020 00:06 WIB
SIMPANG EMPAT - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengoptimalkan keberadaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan staf seksi haji untuk memberikan penjelasan kepada calon jamaah haji yang ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci pada 2020.

"Sebanyak 366 calon jamaah haji asal Pasaman Barat ditunda keberangkatannya sesuai dengan keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Muhammad Nur di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan memberikan pemahaman kepada calon jamaah haji penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Calon jamaah haji bisa mendapatkan informasi di setiap kantor KUA dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Pasaman Barat.

‌"Secara langsung dan melalui petugas kami sudah menghubungi calon jamaah haji dan menyampaikan informasi penundaan itu," ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengembalikan paspor calon jamaah haji.

Bagi paspor yang akan habis masa berlaku, katanya, bisa diperpanjang atau digunakan untuk kepentingan lainnya, sedangkan uang biaya haji yang sudah lunas dan disimpan sesuai aturan, bagi jamaah yang membutuhkan bisa mengambilnya dengan sejumlah syarat.

"Khusus calon jamaah haji yang sudah suntik meningitis tidak perlu suntik ulang jika berangkat tahun depan," ujarnya.

Ia mengatakan persiapan calon jamaah haji di daerah setempat sudah maksimal, berupa manasik haji dan pembekalan materi, serta pemeriksaan kesehatan. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Umum, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www