Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
19 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
7 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
6
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
22 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  Pasaman Barat

Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji

Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Kepala Kantor Kementrian Agama Pasaman Barat Muhammad Nur.
Kamis, 04 Juni 2020 00:06 WIB
SIMPANG EMPAT - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengoptimalkan keberadaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan staf seksi haji untuk memberikan penjelasan kepada calon jamaah haji yang ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci pada 2020.

"Sebanyak 366 calon jamaah haji asal Pasaman Barat ditunda keberangkatannya sesuai dengan keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Muhammad Nur di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan memberikan pemahaman kepada calon jamaah haji penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Calon jamaah haji bisa mendapatkan informasi di setiap kantor KUA dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Pasaman Barat.

‌"Secara langsung dan melalui petugas kami sudah menghubungi calon jamaah haji dan menyampaikan informasi penundaan itu," ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengembalikan paspor calon jamaah haji.

Bagi paspor yang akan habis masa berlaku, katanya, bisa diperpanjang atau digunakan untuk kepentingan lainnya, sedangkan uang biaya haji yang sudah lunas dan disimpan sesuai aturan, bagi jamaah yang membutuhkan bisa mengambilnya dengan sejumlah syarat.

"Khusus calon jamaah haji yang sudah suntik meningitis tidak perlu suntik ulang jika berangkat tahun depan," ujarnya.

Ia mengatakan persiapan calon jamaah haji di daerah setempat sudah maksimal, berupa manasik haji dan pembekalan materi, serta pemeriksaan kesehatan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Umum, Sumatera Barat, Pasaman Barat

wwwwww