Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
20 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
20 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
7 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
6
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
Politik
9 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
World Junior Championships 2020 (WJC

Jadwal Mundur Tak Surutkan Tekad Indah Meraih Gelar Juara

Jadwal Mundur Tak Surutkan Tekad Indah Meraih Gelar Juara
Kamis, 04 Juni 2020 22:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Meski penyelenggaraan World Junior Championships 2020 (WJC) harus diundur, hal tersebut tak menyurutkan pemain spesialis ganda campuran, Indah Cahya Sari Jamil untuk merebut gelar juara di sana. Indah berharap mampu membawa pulang medali emas dari kejuraan tertinggi level junior tersebut.

Imbas wabah Covid-19, WJC yang semula akan digelar pada 28 September-11 Oktober di Auckland, Selandia Baru, bergeser menjadi 11-24 Januari 2021.

Indah sendiri sejauh ini sudah dua kali ambil bagian dari turnamen ini. Pada tahun 2018, atlet kelahiran Makassar tersebut berhasil merebut medali emas sektor ganda campuran, bersama Leo Rolly Carnando. Kemudian di tahun 2019, Leo/Indah membawa pulang medali perak. Di tahun yang sama, Indah bersama tim junior Indonesia lainnya juga sukses merebut Piala Suhandinata untuk yang pertama kalinya.

“Inginnya tahun ini bisa juara. Kan ini tahun terakhir juga buat saya. Pengen penutupan yang baik, insya Allah. Tapi tetap fokus step by step. Walaupun harus tertunda karena wabah ini, nggak apa-apa. Hitung-hitung persiapan saya lebih panjang,” kata Indah kepada Badmintonindonesia.org.

Berbicara soal peluang, Indah mengaku cukup waspada dengan calon lawan yang akan dihadapinya. Beberapa pemain bagus dikatakan Indah sudah banyak bermunculan dari berbagai negara.

“Peluangnya ada, tapi nggak gampang juga. Kemarin di turnamen terakhir German dan Belanda juga lawannya ada yang alot. Padahal itupun Tiongkok belum ada yang ikut tanding di sana. Jadi belum tahu, Tiongkok ada pemain baru lagi atau gimana. Yang penting persiapan saya sendiri harus bagus. Soal partner juga kan belum tahu, tergantung pelatih nanti gimana, saya ikut aja. Terakhir main setelah Leo naik ke usia senior, saya berpasangan sama Teges (Satriaji Cahyo Hutomo),” jelas Indah.

Teges/Indah melakukan debutnya pada Februari lalu di turnamen Austrian Open 2020. Meski bermain di level turnamen senior, mereka mampu tampil baik dan mencapai babak perempat final. Setelah itu Teges/Indah berhasil mencetak prestasi dengan merebut dua gelar juara pada Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020, Maret lalu. ***

Kategori : Olahraga, GoNews Group

Loading...
www www