Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
20 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
18 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
18 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
18 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
18 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
6
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS
(Foto: The Inquirer via Instagram Rainsforthegreat)
Rabu, 03 Juni 2020 17:08 WIB
JAKARTA - Rainey A. Backues, pria bertato peta Indonesia yang tertangkap kamera sedang melempar semacam kotak ke arah perusahaan layanan jasa finansial Wells Fargo di Philadelphia, Amerika Serikat pada Sabtu (30/5/2020), mengaku menyesal dan meminta maaf.

"Aku ingin meminta maaf pada gerakan Black Lives Matter serta kepada para pengunjuk rasa yang secara sah menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan ketidakadilan saat ini yang kita semua saksikan," kata dia.

Dia mengaku, awalnya tak berniat sama sekali untuk ikut merusuh. Awalnya dia hanya bersepeda lewat (jalan) Center City, namun seiring hari yang makin gelap sementara kerusuhan masih berlanjut Ia merasakan amarah atas ketiadilan dalam dirinya tak bisa lagi Ia bendung.

"Namun saya sekarang menyesal bahwa kemarahan dan dorongan untuk tidak berdiam diri terlalu cepat berubah menjadi aksi yang menghancurkan harta benda," kata dia dikutip dari akun Instagram @rainsforthegreat, Rabu (3/6/2020).

Terkait dengan Tato peta Indonesia miliknya, Ia menjelaskan, Ia memang lahir di Pulau Jawa, Indonesia. "Saya adalah warga negara AS yang dinaturalisasi, saya juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia di Philadelphia,".***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Peristiwa, Internasional, GoNews Group

Loading...
www www