Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bahas Pembukaan Rumah Ibadah, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Muhammadiyah

Bahas Pembukaan Rumah Ibadah, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Muhammadiyah
Satgas Covid-19 DPR saat bertemu Pimpinan Muhammadiyah. (Dok Humas DPR)
Rabu, 03 Juni 2020 19:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tim satgas Lawan Covid-19 DPR RI mengunjungi kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhamamdiyah di Jakarta. Ketua satgas penanganan Covid-19 DPR, Sufmi Dasco Ahmad, datang bersama beberapa anggotanya, seperti Melki Laka Lena, Andre Rosiade, dan Habiburrahman.

Dalam kunjungan itu, satgas Covid-19 DPR RI kompak mengenakan kemeja putih. Mereka tiba di kantor PP Muhammadiyah sekitar pukul 13.40 WIB.

Saat baru tiba, mereka langsung disambut oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. Satgas percepatan penanganan Covid-19 DPR dan pimpinan PP Muhammadiyah kemudian langsung masuk ke ruang rapat.

"Kunjungan hari ini Satgas lawan Covid-19 DPR setelah roadshow ke kementerian-kementerian, sharing melihat persiapan protokol Covid-19 yang disiapkan kementerian-kementerian dalam rangka seandainya PSBB dilonggarkan," ujar Ketua Satgas Covid-19 DPR Dasco di PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Ads

Dasco mengatakan pihaknya bersama PP Muhammadiyah turut membahas rencana pelaksanaan pelonggaran rumah ibadah. Menurutnya, hal itu perlu dibahas guna menyerap aspirasi dari organisasi masyarakat, salah satunya PP Muhammadiyah.

"Kami datang ke PP Muhammadiyah, kita diskusi banyak soal bagaimana pelaksanaan atau protokol Covid nanti kalo seandainya PSBB dilonggarkan di rumah-rumah ibadah," ucapnya.

Menurutnya, PP Muhammadiyah selama ini sudah banyak terjun ke lapangan membantu masyarakat. Bantuan yang dilakukan PP Muhammadiyah itu adalah mendirikan Muhammadiyah Covid Command Center.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu'ti mengatakan, apabila pelonggaran tempat umum dilakukan saat ini, itu merupakan tindakan yang terburu-buru. Sebab, angka penularan COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan penurunan yang signifikan.

"Jadi kalau secara resmi Muhammadiyah menyampaikan bahwa sekarang ini terlalu terburu-buru kalau tempat umum dibuka secara bebas. Jadi Muhammadiyah sejak awal menyampaikan agar konsep mengenai relaksasi, konsep mengenai 'new normal' dan berbagai pernyataan yang disampaikan para pejabat disampaikan secara jelas kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kegelisahan dan salah paham di kalangan masyarakat," kata Mu'ti.

Selain itu, kata Mu'ti, PP Muhammadiyah belum mengeluarkan maklumat mengenai panduan ibadah dalam rencana pelonggaran rumah ibadah. Menurutnya, baru nanti malam PP Muhammadiyah akan membahas pelonggaran tempat ibadah.

"Muhammadiyah belum menerbitkan maklumat ibadah dalam era sekarang ini masih menggunakan maklumat yang lama yang kita terbitkan sebelum Idul Fitri. Tapi kami nanti malam secara khusus akan ada rapat pleno, melibatkan tim MCCC, juga majelis tarjih dan majelis tabligh untuk membicarakan panduan ibadah ketika ada kebijakan baru dari pemerintah," ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan Satgas Lawan Covid-19 DPR RI tersebut yaitu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman, Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto, Anggota Komisi III DPR RI Bambang Haryadi, Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari, Anggota Komisi IX DPR RI Nabil Haroen.***

wwwwww