Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
17 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
15 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
15 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
6
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Lestari Moerdijat: Pemerintah Harus Pastikan Masyarakat Paham New Normal

Lestari Moerdijat: Pemerintah Harus Pastikan Masyarakat Paham New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 18:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta pemerintah tidak hanya menyiapkan aturan, tetapi lebih penting lagi harus memastikan masyarakat paham dan siap dalam penerapan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19.

"Masyarakat harus memahami bahwa new normal atau kenormalan baru bukan berarti kita akan kembali pada kebiasaan kita yang dulu. Tetapi kita benar-benar masuk pada kebiasaan baru yang mengedepankan pola hidup bersih dan disiplin menjaga jarak antarorang sesuai protokol kesehatan,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Senin (1/6/2020).

Kepastian kesiapan itu, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, bisa diawali dengan sosialisasi masif mengenai tahapan pelaksanaan kenormalan baru dan protokol kesehatan yang jelas dan wajib dilakukan. "Tentunya hal itu perlu didukung kemudahan akses mendapatkan informasi panduan kenormalan baru," ujarnya.

Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan pola hidup sehat, menurut Rerie, adalah sejumlah hal yang wajib menjadi kebiasaan baru masyarakat. "Pastikan pemahaman masyarakat itu juga sampai ke akar rumput."

Untuk itu, sebelum memasuki tahap kenormalan baru, harus dipastikan pusat-pusat keramaian, seperti pasar, mal, memiliki fasilitas tempat cuci tangan yang memadai serta mudah terlihat dan terjangkau oleh pengunjung.

Selain itu, tambah Legislator Partai NasDem tersebut, tempat-tempat yang berpotensi mengundang keramaian juga wajib memiliki tim khusus yang menangani tata kelola pengendalian Covid-19 setempat. Bahkan, juga dilengkapi pos kesehatan yang memiliki kelengkapan test PCR dan pertolongan pertama untuk mengantisipasi penyebaran.

Rerie melanjutkan, sebelum membuka pasar maupun mall, penting untuk memastikan para pedagang maupun pegawai di tempat tersebut tidak ada yang terpapar virus.

"Karena itu, tempat-tempat test PCR pun harus bisa diakses dengan mudah oleh para pedagang."

Sosialisasi mengenai lokasi-lokasi rawan penularan, jelasnya, juga harus dipahami dengan baik, agar masyarakat meningkatkan terus kewaspadaannya.

Dengan kesiapan masyarakat yang baik, tegas Rerie, kenormalan baru yang pada dasarnya untuk menggerakkan perekonomian, diharapkan tidak sampai menyebabkan ledakan kasus positif Covid-19, yang bisa berujung pada kerugian lebih besar di sektor ekonomi.***


Loading...
www www