Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
17 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
15 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
15 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
6
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Selama Ramadan dan Lebaran, Smartfren Catat Kenaikan Traffic Layanan Data Lebih dari 10%

Selama Ramadan dan Lebaran, Smartfren Catat Kenaikan Traffic Layanan Data Lebih dari 10%
Senin, 01 Juni 2020 14:50 WIB
Penulis: rel
JAKARTA - Meski perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, dimana pemerintah tengah menerapkan PSBB untuk menangkal penyebaran Covid-19, Smartfren mencatatkan kenaikan traffic data 10% selama Ramadan dan Idul Fitri 2020. Kenaikan layanan data ini terjadi dari bulan April ke Mei 2020.

“Seperti yang sudah kami perhitungkan sebelumnya, dalam kondisi pandemik dan adanya PSBB yang membatasi mobilitas masyarakat untuk mudik saat Idul Fitri. Pertumbuhan layanan data Smartfren di bulan Mei tetap stabil dan merata di berbagai area. Kenaikan trafiknya konsisten mencapai lebih 10% jika dibandingkan bulan April. Hampir sama seperti sejak diberlakukannya WFH pada bulan Maret lalu,” ujar Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations Smartfren.

Jika pada lebaran-lebaran sebelumnya ada penambahan kenaikan trafik di daerah akibat dari mobilitas pelanggan Smartfren yang mudik. Lebaran kali ini persebaran kenaikannya relatif stabil karena penerapan kebijakan PSBB dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik di lebaran tahun ini. Hal ini mengakibatkan kualitas jaringan Smartfren tetap terjaga dan tetap optimal di seluruh area layanan.

Munir menambahkan, kenaikan traffic data Smartfren disebabkan semakin maraknya penggunaan aktifitas masyarakat secara online di segala bidang yang didukung dengan disediakannya paket kouta data SF yang sesuai dengan kebutuhan dan terjangkau. Seperti diketahui dari bulan Maret hingga Mei 2020, Smartfren merilis produk baru seperti Kartu Perdana 1ON+ (ion plus) dan denominasi baru Paket Unlimited. Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Menghadapi New Normal.

Menghadapi kondisi new normal, dimana sebagian masyarakat mulai beraktivitas kembali, Smartfren akan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pegawai, terutama petugas yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Beberapa protokol kesehatan yang diterapkan di Galeri Smartfren dalam melayani dan melakukan kontak dengan konsumen, antara lain:

1.Petugas layanan konsumen dan konsumen wajib menggunakan masker

2.Melakukan pengecekan suhu tubuh

3.Menyediakan hand sanitizer untuk mencuci tangan

4.Penerapan jaga jarak dalam dalam melayani dan tempat antrian konsumen

5.Penambahan sekat pembatas untuk counter layanan dan pembayaran

Beberapa hari lalu, Galeri Smartfren di Paragon Mall Semarang dikunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang melakukan sidak di beberapa fasilitas yang melakukan kontak langsung dengan masyarakat. Gubernur Jawa Tengah tersebut sempat menanyakan fasilitas apa saja yang sudah disiapkan Galeri Smartfren untuk melindungi konsumen dari penyebaran Covid-19. Sidak yang dilakukan Ganjar Pranowo ke Galeri Smartfren dapat dilihat di akun Instagram: lifeatsmartfren.*

Editor : winsyah
Kategori : GoNews Group, Umum

Loading...
www www