Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
23 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
24 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
15 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
16 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
15 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
20 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda
Anggota Komisi V DPR RI, Irwan. (Foto: Ist.)
Sabtu, 30 Mei 2020 18:11 WIB
JAKARTA - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikabarkan akan berlanjut sampai Surabaya, dan rencana proyek rute khusus Jakarta-Surabaya sebelumnya, dibatalkan. Meski ada pembatalan rute tersebut, pelaksanaan proyek rute Jakarta-Bandung-Surabaya di masa pandemi dinilai tak tepat.

Hal itu dikemukakan oleh, Anggota Komisi V DPR RI, Irwan kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020). Menurut Irwan, penundaan akan lebih tepat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Toh, kata Irwan, "pemerintah juga mengeluh kekurangan anggaran penanganan covid, termasuk kekurangan anggaran untuk stimulus ekonomi,".

"Jadi baiknya lebih mendorong ekonomi masyarakat dulu, ekonomi kerakyatan, UMKM, ya fokusnya ke sana, dibanding melanjutkan infrastruktur-infrastruktur besar yang sebenarnya bisa ditunda," tambahnya.

Jangan sampai, sambung Wasekjen Partai Demokrat ini ada kesan yang negatif dari masyarakat bahwa, "pemerintah berpihak pada pemodal atau pengusaha besar di proyek kereta api cepat itu,".***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Ekonomi, GoNews Group

Loading...
www www