Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  Agam

Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter

Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Jalan penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat tertimbun longsor sepanjang 25 meter (Antara/Istimewa)
Sabtu, 30 Mei 2020 21:46 WIB
LUBUKBASUNG - Jalan provinsi yang menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Pasaman Barat tempatnya di Sungai Taleh, Nagari Baringgin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tertimbun tanah longsor sepanjang 25 meter dan tinggi satu meter akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu, Sabtu (30/5/2020) sekitar 17.20 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

"Saat ini akses lalu lintas tertutup dan pengendara yang akan menuju Pasaman Barat dan Bukittinggi harus melalui Kecamatan Lubukbasung," katanya.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dan benda akibat kejadian itu, karena kendaraan sedang sepi melewati daerah tersebut.

Saat ini curah hujan masih tinggi melanda daerah itu, sehingga material tanah longsor belum bisa dibersihkan.

BPBD setempat telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumbar untuk membersihkan material tanah longsor.

"Apabila hujan reda, pembersihan bakal kita lakukan dan ditargetkan selesai secepatnya agar arus lalu lintas kembali normal," katanya.

Ia mengakui, jalan provinsi yang menghubungkan Bukuttinggi menuju Pasaman Barat tepatnya di Palembayan rawan terjadinya bencana tanah longsor saat curah hujan tinggi.

Untuk itu, Lutfi mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu dengan cara berhenti di lokasi aman saat hujan. "Ini harus dilakukan karena tanah sekitar jalan masih labil," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Bukittinggi, Agam, Pasaman Barat

wwwwww