Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
22 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
9 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
3
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
14 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
20 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
20 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
20 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Sumatera Barat

Sumbar Buka Sebagian Destinasi Wisata dengan Pengawasan

Sumbar Buka Sebagian Destinasi Wisata dengan Pengawasan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit. ANTARA/Miko Elfisha
Jum'at, 29 Mei 2020 21:37 WIB
PADANG - Sejumlah destinasi wisata di Sumatera Barat akan dibuka kembali untuk umum setelah ditutup sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan pada 22 April 2020.

"Secara bertahap kita buka. Namun akan ada penyesuaian seperti adanya pengawasan dari tim gabungan TNI/Polri dan Satpol PP," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Jumat (29/5/2020).

Kebijakan itu diambil setelah melihat kondisi destinasi wisata yang mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak lebaran 1441 Hijriah, meskipun sebenarnya destinasi masih tutup.

"Dari pada kita biarkan masyarakat berwisata tanpa mengindahkan protokol kesehatan, lebih baik kita buka saja destinasi itu, tetapi di bawah pengawasan petugas," katanya.

Jadi mesyarakat bisa mengunjungi destinasi wisata, tetapi tidak bisa berkumpul berdesakan seperti sebelum pandemi. Juga tidak ada alasan tidak menggunakan masker.

Irwan menyebut kedisiplinan itu yang perlu ditegakkan dengan tegas agar tidak ada yang berani melanggar sehingga lambat laun menjalankan protokol kesehatan terkait COVID-19 akan menjadi kebiasaan.

Sebelumnya Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Toni Harmanto bersama Danrem 032/Wbr Kolonel Inf Arif gajah Mada menyatakan TNI/Polri akan mendukung kebijakan pemerintah dalam menjalankan tahapan "new normal". Dukungan personel dari dua lembaga itu mendekati 8 ribu orang.

Membludaknya tempat wisata usai lebaran sudah diprediksi sejak awal karena kebiasaan pemudik saat pulang kampung adalah menikmati tempat-tempat wisata di Sumbar sebelum balik lagi ke perantauan.

Meski selama PSBB jumlah perantau yang bisa masuk Sumbar dibatasi, namun sebelum kebijakan itu tercatat 120 ribu orang sudah masuk ke provinsi tersebut.

Prediksi itu terbukti benar. Satu hari pascalebaran Pantai Padang yang merupakan ikon wisata kota Padang, ramai dikunjungi wisatawan lokal. Sebagian tidak lagi mengindahkan imbauan pemerintah untuk menggunakan masker. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Pemerintahan, Kesehatan, Sumatera Barat

Loading...
www www