Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
23 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
24 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
15 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
16 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
15 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
20 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   Pasaman Barat

Pasaman Barat Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Pasaman Barat Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020
Koodinator Pusat Pengendalian Operasi Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Edi Busti.
Jum'at, 29 Mei 2020 21:09 WIB
SIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 7 Juni 2020.

"PSBB tahap II berakhir hari ini dan perpanjangan berdasarkan kesepakatan via video conference evaluasi PSBB bersama Gubernur Sumbar, Kamis kemarin," kata Koodinator Pusat Pengendalian Operasi Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Edi Busti di Simpang Empat, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan perpanjangan PSBB sebagai upaya mempersiapkan tahapan menuju new normal (tatanan baru, produktif dan aman di era COVID-19).

"Tahapan new normal tentu harus kita pelajari dan siapkan. Sambil menyiapkan maka Pasaman Barat memilih untuk melanjutkan PSBB hingga 7 Juni 2020," katanya.

Menurutnya dalam penerapan normal baru dibutuhkan persiapan-persiapan yang matang dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Jangan diartikan new normal itu sebagai bentuk kebebasan baru. Tetapi segala aktivitas masyarakat senantiasa mengikuti protokol pencegahan COVID-19 yang ada," katanya.

Normal baru adalah pola kehidupan baru dengan menerapkan standar pencegahan COVID-19 yang ada, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, pola hidup bersih, dan lainnya.

Sementara itu menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Gina Alecia hingga Kamis (28/5) total kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 266 orang dengan keterangan 253 orang sudah selesai pemantauan dan 13 orang masih dalam pemantauan.

Untuk total kumulatif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 14 orang. Dengan hasil swab 13 orang negatif, sembilan orang diantaranya sehat, empat meninggal dan satu orang masih dirawat di RSUD Jambak Pasaman Barat.

"Total pelaku perjalanan sebanyak 27.629 orang dan total kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) 44 orang. Kasus positif satu orang yang saat ini diisolasi mandiri di BLPP Bandar Buat Padang," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www