Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
15 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
13 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
13 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
5
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
16 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
13 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...

Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
(Foto: Ist./detakco)
Kamis, 28 Mei 2020 22:19 WIB
JAKARTA - - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan menyatakan, jika 'New Normal' tidak diterapkan, maka dampak sosial ekonomi dari Pandemi Covid-19 berupa kebangkrutan korporasi dan efek domino kebangkrutan negara, tidak akan tertahankan.

Kepada wartawan, Kamis (28/5/2020), Heri menegaskan, kebijakan 'New Normal' diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah masih ada di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, aktivitas ekonomi/publik yang diperbolehkan diikat dengan syarat penerapan protokol kesehatan.

"Bagi anda yang tidak setuju dengan 'New Normal', silakan tetap tinggal di rumah. Sebab banyak orang tetap harus keluar rumah untuk bisa menghidupi keluarganya. Tidak semua orang bisa bertahan selama berbulan-bulan dan tetap bisa menghidupi keluarganya," tandas legislator yang akrab disapa Hergun itu.

Kehidupan 'new normal', kata Hergun, merupakan bagian dari exit strategy dalam menghadapi pandemi virus Corona. "Transformasi ini akan menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi, sampai ditemukan vaksin untuk covid-19,".

"Jika anda cemas, lindungilah diri anda dan keluarga. (Saat ini, Red) kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan adalah vaksin kita," tegas Hergun.

Pada siapapun yang tak setuju dengan penerapan 'New Normal' saat ini, Hergun mengimbau, "Berhentilah menjadi provokator dan menyebarkan energi negatif yang tidak bermanfaat bagi siapa pun serta berpotensi menimbulkan kecemasan publik,".***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Ekonomi, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www