Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   Nasional

Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes

Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
Sebaran kasus Covid-19 yang masuk data Kemenkes RI. (Foto: Muslikhin/GoNews.co)
Rabu, 27 Mei 2020 14:43 WIB
JAKARTA - Koordinator Satgas Covid-19 DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad beserta jajaran, meninjau kesiapan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam menerapkan protokol kesehatan tunggal jelang masa 'New Normal'.

Situasi saat ini, menurut Satgas, sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk penerapan New Normal. "Karena perekonomian kita harus bergerak. Kita harus menjalankan aktifitas. Rakyat harus terus mendapatkan pekerjaan, makanan. Rakyat harus tetap bisa beribadah, sehingga kehidupan yang normal tentunya dengan tatanan baru, harus terus berjalan,".

"Karena itu, kami datang kesini tadi, untuk meminta panduan. Panduan utama, seperti tadi sudah dibikin protokol-protokol untuk masing-masing sektor," kata Dasco usai kunjungan di Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Satgas, kata Dasco, akan meminta bahan-bahan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI, untuk kemudian didiskusikan ke masing-masing sektor, baik pendidikan, perbankan, maupun sektor lainnya termasuk sosial dan keagamaan.

"Sehingga dalam menuju tatanan kehidupan baru ini kita tidak gamang, kemudian panduannya satu (dari Kemenkes, Red)" kata Dasco.

Dalam kunjungan tersebut, pihak Kemenkes menyempatkan diri menyampaikan data perkembangan penanganan Covid-19, termasuk tingkat penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah.

"Sampai 26 Mei 2020 terdapat 23.165 kasus yang tersebar di 34 provinsi," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi dalam paparan awalnya.

Dia menuturkan dari data yang dihimpun, penyebaran Covid-19 terbanyak di Provinsi DKI Jakarta, disusul kemudian Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Banten, Kalimantan Selatan, Papua dan Sumatera Barat.

"Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) itu sebanyak 12.022 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 65.748 orang," ucapnya.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Kesehatan, Nasional

Loading...
www www