Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
22 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
11 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
Padang
20 jam yang lalu
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
4
Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare
Agam
18 jam yang lalu
Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare
5
Ombudsman: Jangan Sampai Ada Siswa Putus Sekolah Akibat Rumitnya PPDB
Pendidikan
17 jam yang lalu
Ombudsman: Jangan Sampai Ada Siswa Putus Sekolah Akibat Rumitnya PPDB
6
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
GoNews Group
8 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Nusantara Mengaji Lahirkan Generasi Milenial Pecinta dan Seniman Alquran

Nusantara Mengaji Lahirkan Generasi Milenial Pecinta dan Seniman Alquran
Rabu, 27 Mei 2020 16:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Virtual 2020 yang digelar oleh Nusantara Mengaji resmi berakhir, Sabtu (23/5/2020). Setelah melalui seleksi selama 29 hari, dari total 537 santri dan santriwati yang ikut berpartisipasi, terpilihnya 12 qari–qariah terbaik dari seluruh Tanah Air.

Untuk kategori Putra, Juara 1 diraih Muhammad Rizqon dari Kalimantan Selatan, disusul Muhammad Affandi dari Sulawesi Selatan, dan Muhtarom dari Jawa Tengah di posisi III. Sementara Harapan 1 diraih Ahmad Azroi Hasibuan dari Sumatera Utara, Usman Syukur Bainsyah dari Nusa Tenggara Timur, serta Harapan 3, Wildan Alwi dari Jawa Barat.

Kategori Putri, Juara 1 diraih Yanti Susanti dari DKI Jakarta, berikutnya Alviatur Rohmaniah dari Sumatera Selatan, dan posisi III Siti Muzayyanah dari Banten. Sedangkan Harapan 1 diraih Syarah Yunita dari Papua Barat, berikutnya Laily Rizqi Amalia dari Jawa Timur, dan Harapan 3 Ama Faridatul Husna Jamil juga dari Jawa Timur.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid mengatakan, di Bulan Ramadan ini, Nusantara Mengaji berhasil melahirkan generasi milenial pecinta dan seniman pelantun Alquran yang berkualitas.

Dikatakan Jazilul, pihaknya akan terus menggelar kegiatan serupa untuk melahirkan generasi-generasi pecinta dan seniman pelantun Al-quran yang berkualitas. "Semoga ke depannya ketika pandemi ini sudah berakhir, kami dapat menyelenggarakannya secara meriah. Seleksi melalui virtual sedangkan final dipusatkan di Jakarta," katanya.

Jazilul Fawaid yang merupakan Wakil Ketua MPR RI ini juga berharap, dengan semakin luasnya generasi milenial yang mengenal seni membaca Alquran maka kecintaan mereka terhadap Alquran akan semakin terpupuk.

"Cinta dan dekatnya seseorang kepada Alquran akan menghaluskan hati dan pemikiran. Sehingga negara dan bangsa ini dibangun oleh generasi yang moderat, cinta NKRI, dan antiradikal" ujar Jazil yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Gus Muhaimin Iskandar yang menutup MTQ Virtual tersebut, mengucapkan syukur atas terselenggaranya acara ini dengan baik. "Di tengah kondisi wabah Covid-19, kita diwajibkan tetap berkegiatan di rumah. Nusantara Mengaji dapat memeriahkan Ramadhan dengan menggaungkan lantunan-lantunan indah ayat Alquran melalui media Youtube Nusantara Mengaji TV," urainya.

Muhaimin Iskandar yang juga merupakan Ketua Umum DPP PKB ini tal lupa mengucapkan selamat bagi para juara dan finalis. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para qari-qariah yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan syiar Ramadhan yang diselenggarakan Nusantara Mengaji.

"Kami bangga dengan atensi dan semangat yang begitu besar dari para qari-qariah generasi milenial di penjuru Nusantara dalam mencintai seni bacaan Alquran melalui kompetisi tilawah ini," kata politikus yang akrab disapa Gus AMI ini.

Selain itu, ucapan terima kasih kepada dewan hakim yang turut mensukseskan MTQ Virtual Nusantara Mengaji atas penilaiannya yang dinilai objektif, penuh kehati-hatian, dan tidak sembarangan.

"Tidak mudah memberikan penilaian karena didasarkan pada kesempurnaan tajwid, kesesuaian dan variasi lagu, serta keindahan suara yang kesemuanya disesuaikan aturan-aturan dalam membaca Alquran al-Karim. Terima kasih Pak Jazil, kepada semua panitia,‎" puji Gus AMI.***


Loading...
www www