Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
13 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
12 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
3
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
20 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
4
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
12 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
5
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
20 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
6
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
20 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...

Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
Gambar: Tangkapan layar video RRI.
Senin, 25 Mei 2020 17:33 WIB
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, Implementasi new normal butuh kedisiplinan warga masyarakat. Karena, "bisa timbul second wave, gelombang kedua entah itu di tempat kerja, rumah ibadah,".

Karenanya, Luhut berharap, kebiasaan baru berupa penerapan protokol kesehatan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tetap bisa diterapkan di masa new normal.

Ia tak menampik bahwa "akan ada banyak perubahan," model dalam aktifitas masyarakat di masa implementasi New normal. Dan itu perlu untuk mencegah munculnya second wave.

Pemerintah, kata Luhut, telah menyiapkan susunan prokolo kesehatan untuk diterapkan di masa New Normal.

"Kami sudah buat, dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Satgas juga. Kita sudah susun tiap instansi membuat protokol kesehatannya masing-masing," kata Luhut dalam program Bincang Khusus di RRI, Jakarta, Senin, (25/5).***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Pemerintahan, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www