Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
17 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
23 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
3
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
23 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
4
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
Pemerintahan
23 jam yang lalu
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
5
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
19 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
6
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
8 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Kominfo Dorong Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Hadapi 'New Normal'

Kominfo Dorong Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Hadapi New Normal
Ilustrasi tatanan kehidupan baru. (Ist.)
Jum'at, 22 Mei 2020 18:10 WIB
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkoordinasi dengan penyelenggara seluler untuk melakukan upaya perbaikan atau meningkatkan kapasitas jaringan telekomunikasi di wilayah yang layaran jaringannya masih kurang baik.

Hal tersebut dilakukan guna mendorong Indonesia memasuki new normal. Menurut Menkominfo Johnny G. Plate, Covid-19 telah mengubah kebiasaan-kebiasaan masyarakat secara drastis, seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata yang berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.

"Kami juga melihat terjadinya percepatan transisi ke ranah digital seperti meningkatkan ecommerce, meningkatnya penggunaan uang elektronik dalam transaksi ekonomi serta penggunaan tanda tangan digital di ranah hukum," ujar Johnny menjelaskan hasil pemantauan pihaknya terhadap kualitas layanan telekomunikasi selama Pandemi.

Setelah pandemi ini berlalu, kata Johnny, kebiasaan-kebiasaan tersebut akan terus terbawa sebagai langkah preventif terhadap penyebaran virus di kehidupan sehari-hari dan kita akan memasuki fase new normal.

"New normal adalah kebiasaan-kebiasaan baru yang muncul sejak fase Pandemi Covid-19 dan menjadi kenormalan baru pasca pandemi," kata dia dalam lansiran tempo, Jumat (22/5/2020).***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Umum, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www